Messi Cetak Rekor Baru di Piala Dunia 2026, Argentina Lolos Sempurna

Author: Redaksi Android62

Lionel Messi kembali menegaskan pengaruhnya di Piala Dunia 2026 setelah Argentina menaklukkan Yordania 3-1 pada Minggu (28/6/2026) pagi WIB. Hasil itu membuat Argentina melaju ke fase gugur dengan catatan sempurna, sekaligus menjaga laju mereka tetap stabil di turnamen ini.

Messi menjadi pusat perhatian meski tidak memulai laga sebagai starter. Ia baru masuk pada menit ke-60, lalu hanya membutuhkan 20 menit untuk mengubah jalannya pertandingan lewat eksekusi tendangan bebas yang akurat.

Rekor yang terus bertambah

Gol tersebut menempatkan Messi dalam buku sejarah sebagai pemain pertama yang mencetak gol dalam tujuh pertandingan beruntun di Piala Dunia. Rangkaian itu dimulai sejak babak 16 besar Piala Dunia 2022 saat Argentina menghadapi Australia.

Catatan ini juga menambah koleksi pribadi Messi di ajang terbesar sepak bola dunia. Dengan gol dari bola mati tersebut, ia kini mengoleksi dua gol tendangan bebas langsung sepanjang partisipasinya di Piala Dunia.

Pencapaian itu menyamai deretan nama besar yang lebih dulu menorehkan rekor serupa. Pele, David Beckham, Rivellino, Teofilo Cubillas, dan Bernard Genghini sama-sama pernah mencetak dua gol tendangan bebas langsung di Piala Dunia sejak 1966.

Argentina tetap tajam dan terkontrol

Selain rekor beruntun, Messi juga memimpin daftar pencetak gol terbanyak sementara Piala Dunia 2026. Ia sudah membukukan enam gol dan unggul dua gol atas para pesaing terdekatnya.

Nama-nama yang berada di belakang Messi antara lain Kylian Mbappe, Vinicius Junior, dan Erling Haaland. Selisih itu membuatnya berada di posisi terdepan dalam persaingan gelar top skor turnamen.

Performa seperti ini memperlihatkan bahwa Messi tetap bisa memberi dampak besar meski tidak selalu tampil sejak menit pertama. Saat dibutuhkan, ia tetap mampu menghadirkan perubahan dalam waktu singkat.

Argentina sendiri tampil konsisten sepanjang fase grup dan menutupnya dengan hasil sempurna. Kemenangan atas Yordania menjadi penegasan lain bahwa juara dunia itu masih menjaga standar tinggi di bawah tekanan turnamen besar.

Di usia yang sudah sangat matang sebagai pesepak bola, Messi kembali menunjukkan bahwa sentuhannya di area berbahaya belum memudar. Setiap kali mendapat ruang, ia masih menjadi ancaman yang sulit diabaikan lawan.

Berita Terbaru