Selisih harga Honda Prelude dan MG 07 mencolok sejak awal. Di Indonesia, Honda Prelude dibanderol mulai Rp974.900.000, sedangkan MG 07 di Tiongkok ditawarkan mulai 22.100 USD atau sekitar Rp390 jutaan.
Perbedaan itu langsung memperlihatkan dua pendekatan yang berlawanan. Prelude hadir sebagai coupe hybrid bernilai sejarah, sementara MG 07 diposisikan sebagai fastback listrik yang menekan harga melalui efisiensi produksi.
Honda Prelude mengandalkan sensasi berkendara
Honda Prelude memakai mesin 2.0L DOHC i-VTEC yang dipadukan motor listrik dengan tenaga total 203 PS. Mobil ini juga menggunakan transmisi e-CVT dan teknologi S+ Shift agar perpindahan rasanya tetap mendekati mobil sport konvensional.
Untuk mendukung karakter sporty, Prelude dibekali velg 19 inci dan sistem pengereman Brembo. Honda menempatkan model ini sebagai coupe dua pintu untuk penggemar otomotif yang ingin kembali merasakan format klasik tersebut.
| Model | Jenis | Harga | Poin Utama |
|---|---|---|---|
| Honda Prelude | Sport hybrid | Rp974.900.000 | Coupe dua pintu, fokus pada sensasi berkendara |
| MG 07 | Mobil listrik murni | 22.100 USD | Fastback premium, menonjolkan efisiensi produksi |
MG 07 mengandalkan teknologi listrik dan fitur kabin
Berbeda dari Prelude, MG 07 adalah mobil listrik murni yang dibangun di atas platform SAIC Nebula. Model ini memakai teknologi baterai liquid solid-state dengan jarak tempuh mulai dari 610 km hingga 840 km pada varian tertinggi.
Di bagian kabin, MG 07 menawarkan kursi zero-gravity yang bisa direbahkan hingga 130 derajat. Ada pula kulkas mini atau freezer terintegrasi di bagasi, serta sistem mengemudi otonom Momenta R7 yang didukung sensor LiDAR.
Menurut Car News China, harga MG 07 yang lebih rendah tidak hanya ditopang teknologi penggerak, tetapi juga strategi produksi di pusat manufaktur Tiongkok. Kombinasi itu membuat fastback listrik dengan fitur canggih ini tampil jauh lebih terjangkau dibanding Prelude.
Di Indonesia, Honda Prelude sudah bisa dipesan melalui jaringan dealer resmi untuk wilayah Jabodetabek, Jawa, hingga Sulawesi. Sementara itu, MG 07 menunjukkan bahwa mobil listrik dengan fitur premium tidak selalu harus berada di kelas harga tinggi.
Source: www.suara.com






