MG Bawa SUV 7 Kursi PHEV, Basis Wuling Starlight 560 Siap Debut di India

MG Motor India bersiap memperkenalkan SUV plug-in hybrid baru pada 16 Juli di India. Model ini disebut berbasis Wuling Starlight 560 dan diposisikan untuk memperkuat lini elektrifikasi MG di pasar keluarga.

Langkah tersebut menunjukkan arah strategi MG yang makin serius bermain di segmen SUV medium. Dengan konfigurasi tiga baris, mobil ini juga menyasar konsumen yang membutuhkan kabin lega untuk perjalanan harian maupun jarak jauh.

Menampung Hingga 7 Penumpang

SUV baru MG ini hadir sebagai kendaraan keluarga tiga baris dengan kapasitas hingga tujuh penumpang. Dimensi bodinya tergolong besar, dengan panjang 4.745 mm dan wheelbase 2.810 mm.

Ukuran itu memberi ruang kabin yang lebih lapang dan membuatnya relevan untuk kebutuhan mobil keluarga modern. Di segmen ini, ruang interior sering menjadi faktor penentu selain efisiensi dan fitur.

Desain Modern dengan Sentuhan Premium

Secara tampilan, model ini mengadopsi desain yang identik dengan Wuling Starlight 560. Bagian depan memakai lampu LED dengan daytime running light tipis, sedangkan lampu belakang dibuat horizontal dan membentang dari sisi ke sisi.

Kesan premium diperkuat oleh pelek alloy dual-tone dan roof spoiler. Di dalam kabin, MG memilih tata letak minimalis dengan layar sentuh besar di tengah dasbor dan panel instrumen digital.

Fokus pada Fitur Kenyamanan dan Keselamatan

Untuk menunjang kenyamanan, MG menyiapkan panoramic sunroof, wireless smartphone charging, AC otomatis, layar infotainment besar, dan panel instrumen digital. Mobil ini juga dibekali paket Advanced Driver Assistance Systems atau ADAS.

Kombinasi fitur tersebut memperlihatkan target yang ingin diraih MG di kelas SUV keluarga. Mobil ini tidak hanya dituntut lega, tetapi juga harus terasa modern dan aman bagi penumpang.

Mesin PHEV Hampir 200 dk

Di sektor penggerak, SUV ini mengandalkan mesin bensin 1.500 cc yang dipadukan dengan motor listrik. Hasil kombinasinya mencapai tenaga 194 dk dan torsi puncak 230 Nm.

MG menyebut akselerasi dari diam ke 100 km/jam bisa ditempuh dalam waktu kurang dari 10 detik. Untuk SUV keluarga tiga baris, catatan itu terbilang kompetitif.

Baterai 20,5 kWh juga memungkinkan mobil melaju sekitar 100 km dalam mode listrik murni. Setelah daya baterai berkurang, mesin bensin akan membantu penggerak sekaligus mengisi ulang energi baterai.

Mengapa MG Memilih Versi Plug-in Hybrid

Wuling Starlight 560 sendiri juga tersedia dalam versi battery electric vehicle di beberapa pasar global. Varian BEV tersebut diklaim mampu menempuh jarak lebih dari 500 km berdasarkan standar pengujian CLTC di Tiongkok.

Namun, MG justru membawa versi PHEV ke India karena dinilai lebih sesuai dengan kebutuhan konsumen setempat. Pilihan itu memberi efisiensi bahan bakar tanpa sepenuhnya bergantung pada infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik.

Dengan kombinasi kabin tujuh penumpang, fitur premium, dan teknologi elektrifikasi, model baru ini berpotensi menjadi salah satu produk penting MG di India. Peluncuran pada 16 Juli akan menjadi momen penting untuk melihat bagaimana strategi tersebut diterima pasar.

Source: moladin.com

Berita Terkait