Minas Masih Menyimpan 4 Miliar Barel, Pertamina Andalkan EOR dan Mitra Baru

Author: Redaksi Android62

Lapangan Minas kembali masuk daftar prioritas Pertamina karena masih menyimpan potensi sekitar 4 miliar barel. Di tengah banyaknya aset migas yang sudah matang, lapangan tua ini tetap dianggap punya ruang untuk memberi tambahan produksi jika teknologi yang dipakai tepat.

EOR jadi jalan utama

Pertamina menempatkan enhanced oil recovery atau EOR sebagai strategi inti untuk menggarap Minas. Metode ini dipandang lebih sesuai untuk lapangan matang yang sulit dioptimalkan dengan pendekatan konvensional.

Wakil Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Oki Muraza menyebut EOR sebagai kunci untuk mengangkat minyak yang masih tertinggal di reservoir. Bagi Pertamina, fokus ini bukan sekadar pilihan teknis, tetapi cara untuk membuka kembali potensi yang belum habis.

Pengalaman dari lapangan lain ikut diperhitungkan

Langkah menuju Minas tidak berdiri sendiri. Oki menjelaskan bahwa Pertamina sudah lebih dulu mencatat hasil positif dari penerapan Chemical EOR di lapangan matang lain.

Keberhasilan tersebut menjadi bekal penting saat perusahaan menyiapkan pengembangan di Minas. Pengalaman itu juga memperkuat keyakinan bahwa teknologi yang tepat bisa memberi tambahan produksi di aset yang sudah lama beroperasi.

Lapangan tua tetap punya nilai strategis

Pertamina melihat tantangan di industri minyak sekarang berbeda dari masa lalu. Oki menilai era energi yang mudah sudah berlalu, sehingga pengelolaan lapangan tua menuntut strategi yang lebih cermat dan terukur.

Meski begitu, kondisi itu tidak selalu berarti peluangnya hilang. Justru, Pertamina menilai aset migas yang sudah matang masih bisa dijaga produktivitasnya lewat teknologi dan kemitraan yang mendukung.

Kerja sama disiapkan untuk mempercepat pengembangan

Untuk mendorong optimalisasi di Minas, Pertamina berencana membuka ruang bagi mitra strategis. Skema ini dipandang penting agar penerapan teknologi di lapangan bisa berjalan lebih efektif.

Kerja sama juga dianggap membantu eksekusi di aset tua yang membutuhkan kombinasi pengalaman, dukungan operasional, dan kemampuan teknis. Dengan pendekatan seperti itu, Pertamina ingin memaksimalkan minyak yang masih tersimpan di dalam tanah.

Minas kembali jadi pekerjaan rumah besar

Pandangan tersebut disampaikan Oki Muraza dalam IPA Convex 2026 di ICE BSD, Tangerang. Dalam forum itu, Minas disebut sebagai salah satu pekerjaan rumah besar yang sedang dikerjakan perusahaan.

Targetnya jelas, yakni mengoptimalkan lagi lapangan yang sudah matang agar tetap memberi kontribusi pada pasokan minyak nasional. Dengan sisa potensi sekitar 4 miliar barel, Minas masih dipandang sebagai aset strategis yang belum selesai perannya.

Berita Terbaru