Mobil China Menyalip Jepang di Eropa, Toyota Minta Rival Bersatu Demi Bertahan

Penjualan gabungan produsen mobil China di Eropa pada Mei mencapai 138.140 unit, melampaui total seluruh merek Jepang yang berjumlah 130.424 unit. Selisih tersebut menjadi sinyal kuat bahwa persaingan global mulai mengubah peta kekuatan industri otomotif.

Kelompok produsen China yang tercatat dalam angka itu meliputi Geely Group, SAIC Motor, BYD, Chery Automobile, dan Leapmotor. Sementara itu, merek Jepang yang menghadapi tekanan mencakup Toyota, Honda, Mazda, Mitsubishi, Nissan, Subaru, dan Suzuki.

Kelompok ProdusenPenjualan di Eropa pada MeiPosisi
Produsen China138.140 unitLebih tinggi
Seluruh merek Jepang130.424 unitLebih rendah

Angka tersebut memperlihatkan bahwa ekspansi mobil China bukan lagi ancaman yang hanya terlihat dalam proyeksi industri. Produsen Jepang kini menghadapi tekanan nyata di salah satu pasar otomotif penting dunia.

Wakil Chairman Toyota, Koji Sato, menilai industri otomotif Jepang perlu mengambil langkah bersama agar tidak semakin tertinggal. Ia juga memimpin asosiasi otomotif Jepang, JAMA, dan mendorong perubahan besar dalam cara produsen domestik bekerja.

Menurut laporan Automotive News yang dikutip Suara.com, Sato menegaskan, “Kecuali ada perubahan, kita tidak akan bertahan”. Pernyataan itu menggambarkan kekhawatiran Toyota terhadap persaingan yang terus berlangsung bahkan pada komponen dasar kendaraan.

Komponen Dasar Dinilai Perlu Diseragamkan

Sato menilai merek Jepang tidak perlu terus bersaing pada area yang menghasilkan nilai tambah terbatas bagi konsumen. Ia mengusulkan standardisasi sejumlah komponen dasar agar biaya produksi dan kerumitan pasokan dapat ditekan.

Baja, rangkaian kabel, serta material plastik menjadi contoh komponen yang dapat dibuat lebih seragam untuk berbagai merek Jepang. Langkah ini diharapkan mengurangi variasi produksi yang selama ini membebani pemasok dan pabrikan.

KomponenArah StandardisasiDampak yang Diharapkan
BajaDigunakan seragam oleh banyak merekBiaya produksi lebih rendah
Rangkaian kabelJumlah ragam produksi dikurangiRantai pasokan lebih efisien
Material plastikKomponen dasar disederhanakanDana riset dapat dialihkan

Besarnya kompleksitas terlihat dari contoh rangkaian kabel yang disampaikan Sato. Pemasok komponen disebut harus memproduksi hingga 70.000 varian berbeda untuk kebutuhan tersebut.

Menurut Toyota, pengurangan keragaman komponen dasar dapat membuka ruang investasi yang lebih besar pada bidang yang lebih menentukan persaingan. Dana riset dapat diarahkan ke perangkat lunak, sistem bantuan pengemudi canggih, teknologi baterai dengan pengisian lebih cepat, serta pilihan sistem penggerak modern.

Usulan itu bukan berarti seluruh identitas produk antarmerek harus dibuat sama. Fokusnya adalah membedakan area dasar yang dapat dihemat dari teknologi yang tetap perlu dikembangkan sebagai keunggulan masing-masing produsen.

Perubahan pasar Eropa memberi alasan mendesak bagi industri Jepang untuk menilai kembali pola persaingan internalnya. Jika efisiensi dan kolaborasi tidak diperkuat, tekanan dari mobil China berpotensi terus mempersempit ruang gerak merek Jepang di pasar internasional.

Source: www.suara.com
Berita Terkait