Mobil Listrik Bekas Rp89 Juta Mulai Menarik, Pilihan Mobil Kedua Makin Masuk Akal

Author: Redaksi Android62

Harga mobil listrik bekas kini mulai turun ke level yang lebih terjangkau untuk pembeli mobil kedua. Di pasar sekunder, sejumlah unit sudah ditawarkan mulai Rp89 juta hingga Rp109 juta.

Perkembangan ini mengikuti bertambahnya model kendaraan listrik baru di Indonesia. Dampaknya, pilihan unit bekas ikut meluas dan harga jualnya menjadi lebih ramah bagi konsumen yang ingin berhemat.

Unit termurah yang banyak dilirik untuk pemakaian harian

Di antara pilihan paling murah, DFSK Seres E1 L 2023 ditawarkan sekitar Rp89 juta. Mobil ringkas ini cocok untuk manuver di lalu lintas padat dan memudahkan parkir di area perkotaan.

Konsumsi energinya juga disebut efisien untuk perjalanan jarak dekat. Karena itu, model ini kerap dipandang pas bagi pengguna yang baru ingin beralih ke kendaraan listrik.

Wuling Air EV masih mendominasi pasar bekas

Di kisaran Rp100 jutaan, Wuling Air EV Lite Standard Range 2025 mulai tersedia dengan harga sekitar Rp100 juta. Varian ini dinilai sesuai untuk mobilitas harian di dalam kota dan kerap dipilih sebagai mobil kedua di rumah.

Desainnya modern dan praktis untuk keluarga kecil. Biaya operasional yang rendah menjadi salah satu alasan model ini tetap menarik di pasar bekas.

Wuling Air EV Standard Range 2024 tercatat dijual sekitar Rp107 juta. Usianya yang lebih muda membuat unit ini dilirik pembeli yang memperhatikan kondisi baterai dan umur pakai kendaraan.

Ada juga Wuling Air EV Long Range 2023 yang dipasarkan sekitar Rp109 juta. Selisih harganya tidak jauh dari versi Standard Range, tetapi jarak tempuh yang ditawarkan lebih panjang.

Wuling Air EV Standard Range 2022 berada di kisaran Rp105 juta. Model ini tetap diminati karena jaringan layanan purna jualnya luas dan komunitas penggunanya aktif.

Kenapa mobil listrik bekas kian menarik

Mobil listrik bekas menawarkan biaya energi yang lebih rendah dibanding mobil bensin. Perawatannya juga relatif sederhana, sehingga cocok untuk penggunaan harian yang menuntut efisiensi.

Tak sedikit unit bekas yang kini dijual dengan harga setara mobil konvensional murah. Kondisi ini membuka peluang bagi pembeli yang ingin mencoba kendaraan tanpa emisi tanpa harus menyiapkan dana besar.

Dengan pilihan di bawah Rp150 juta, pasar mobil listrik bekas makin terlihat realistis untuk konsumen perkotaan. Bagi pencari mobil kedua, deretan opsi itu memberi jalan tengah antara kebutuhan praktis dan anggaran yang terbatas.

Berita Terbaru