Aldi Satya Mahendra datang ke Misano dengan misi yang sangat jelas: mempertahankan tren positif agar peluang menembus 10 besar klasemen dunia tetap hidup. Posisi ke-12 dengan 75 poin membuat setiap poin di putaran ketujuh World Supersport itu bernilai besar bagi pebalap muda Indonesia tersebut.
Seri di Sirkuit Misano, Italia, pada 12-14 Juni menjadi ujian penting karena Aldi memburu finis lima besar. Hasil seperti itu akan langsung memperkuat posisinya di klasemen sementara sekaligus menjaga jarak agar tidak semakin melebar dari kelompok yang berada di atasnya.
Pengalaman yang bisa menjadi pembeda
Misano bukan lintasan baru bagi Aldi. Sirkuit ini menyimpan catatan penting dalam karier internasionalnya, termasuk kemenangan di kelas R3 BLU CRU World 2023 dan World Supersport 300 pada 2024.
Catatan tersebut memberi modal psikologis yang berharga ketika persaingan di World Supersport semakin ketat. Pengalaman menang di trek yang sama dapat membantu Aldi beradaptasi lebih cepat sejak sesi latihan bebas hingga balapan utama.
Tren performanya juga sedang mengarah positif. Dalam dua putaran terakhir di Autodrom Most dan Aragon, Aldi mampu menembus kelompok lima besar dan menunjukkan perkembangan yang konsisten.
Konsistensi itu menjadi bekal penting di kejuaraan dunia, karena menjaga hasil di tiap seri sering kali lebih menentukan daripada sekadar tampil cepat dalam satu balapan. Dengan ritme seperti itu, peluang untuk terus mengumpulkan poin tetap terbuka lebar.
Jadwal padat dan tuntutan stabil
Akhir pekan di Misano dimulai pada Jumat 12 Juni dengan sesi Free Practice dan Superpole. Setelah itu, race pertama digelar Sabtu 13 Juni, disusul race kedua pada Minggu 14 Juni.
Format dua balapan dalam satu akhir pekan memberi kesempatan lebih besar untuk mendulang poin. Namun, kondisi tersebut juga menuntut kestabilan performa, konsentrasi, dan kemampuan menjaga ritme sejak hari pertama.
Aldi musim ini membela AS BLU CRU Racing Team dengan Yamaha R9. Ia harus bersaing melawan deretan pebalap elite dunia di kelas yang dikenal sangat kompetitif.
Menjelang balapan, Aldi menyampaikan bahwa persiapan bersama tim berjalan baik dan dirinya sangat termotivasi untuk kembali finis di lima besar. Ia juga menilai balapan di Misano selalu menantang, sehingga fokus utamanya adalah mengeluarkan performa optimal dan tetap percaya diri menghadapi rival-rivalnya.
Dukungan penuh dari Yamaha Indonesia
Perkembangan Aldi turut mendapat sorotan dari Yamaha Indonesia. Manajer Motorsport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing, Wahyu Rusmayadi, menilai Aldi terus bertumbuh pada tahun keduanya di World Supersport.
Menurut Wahyu, pengalaman bertarung di level dunia membuat kemampuan Aldi semakin terasah. Ia juga menegaskan bahwa persaingan di kelas ini sangat ketat, sehingga progres yang ditunjukkan pebalap asal Yogyakarta itu menjadi hal penting.
Wahyu menambahkan bahwa semangat juang Aldi sangat tinggi. Yamaha Racing Indonesia terus memberikan dukungan penuh agar pebalap muda tersebut dapat mengharumkan nama Indonesia di kejuaraan balap dunia.
Dengan bekal hasil positif dalam dua seri terakhir, pengalaman menang di Misano, serta dukungan penuh tim dan pabrikan, Aldi datang ke Italia dengan momentum yang menjanjikan. Tantangan utamanya kini adalah mengubah modal itu menjadi poin besar agar posisinya di klasemen kembali terangkat.
