Mohammed Al-Owais kembali menjadi nama paling masuk akal untuk menjaga gawang Arab Saudi ketika tim itu membutuhkan ketenangan di bawah tekanan. Dengan 64 penampilan bersama tim nasional sebelum Piala Dunia 2026, kiper berusia 34 tahun itu datang dengan modal pengalaman yang sulit disaingi opsi lain di skuadnya.
Situasinya semakin relevan karena Arab Saudi diperkirakan harus bertahan rapat dan menghadapi banyak tembakan dalam laga pembuka melawan Uruguay pada Senin malam. Dalam kondisi seperti itu, kemampuan seorang penjaga gawang membaca permainan dan tetap stabil sering kali menjadi pembeda yang paling terlihat.
Pengalaman yang tidak dimiliki banyak kiper lain
Al-Owais saat ini bermain untuk Al-Ula di Saudi First Division League, divisi kedua di Arab Saudi. Status itu tidak mengurangi bobot pengalamannya, karena ia sudah lama menjadi bagian penting tim nasional dan terbiasa menghadapi pertandingan dengan tekanan besar.
Konsistensi menjadi salah satu alasan utama namanya berada di urutan teratas. Dalam turnamen sebesar Piala Dunia, jam terbang kiper kerap menjadi modal paling bernilai ketika sebuah tim dipaksa bertahan dalam waktu lama.
Rekam jejak di panggung terbesar
Al-Owais bukan sosok baru di Piala Dunia. Ia sudah tampil dalam dua edisi turnamen itu dan sempat menjalani peran yang berbeda pada masing-masing kesempatan.
Pada 2018, ia tidak memulai turnamen sebagai starter. Namun ia tetap mendapat kesempatan bermain melawan Uruguay dan tampil cukup baik meski Arab Saudi kalah 0-1, termasuk dengan sejumlah penyelamatan penting.
Empat tahun kemudian, perannya berubah total. Ia menjadi kiper utama dan ikut memimpin Arab Saudi saat menumbangkan Argentina 2-1 pada laga pembuka di Qatar, hasil yang kemudian masuk daftar kejutan terbesar turnamen.
Ia juga tampil bagus saat menghadapi Meksiko pada laga terakhir fase grup. Dari dua turnamen itu, Al-Owais menunjukkan bahwa dirinya bisa tetap tenang saat sorotan besar dan beban pertandingan berada pada titik tertinggi.
Jawaban yang paling logis untuk laga berat
Dengan riwayat seperti itu, Al-Owais tampak sebagai pilihan yang paling meyakinkan bagi Arab Saudi saat menghadapi lawan yang agresif. Pengalaman menghadapi Uruguay dan kapasitasnya menjaga ketenangan bisa menjadi modal penting untuk menjaga tim tetap kompetitif.
Bagi Arab Saudi, pertanyaan di bawah mistar tampaknya sudah menemukan jawaban yang paling kuat. Mohammed Al-Owais datang bukan hanya sebagai kiper utama, tetapi juga sebagai pemain yang sudah pernah membuktikan bahwa ia mampu menjadi pahlawan Piala Dunia.
Source: www.sportingnews.com






