Prosesi pemakaman mantan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatullah Ali Khamenei, di Teheran berlangsung dengan satu detail yang langsung menyita perhatian: Mojtaba Khamenei tidak tampak di antara keluarga inti yang hadir. Padahal, tiga putra lainnya, yakni Mostafa Khamenei, Masoud Khamenei, dan Meysam Khamenei, terlihat mengikuti upacara tersebut.
Ketidakhadiran Mojtaba menjadi sorotan karena namanya selama ini kerap disebut sebagai penerus Ali Khamenei. Situasi itu memunculkan tanda tanya, terlebih tidak ada penjelasan resmi yang disampaikan mengenai keberadaannya saat prosesi pemakaman berlangsung.
Nama Mojtaba Kembali Dipertanyakan
Laporan Sweden Herald yang dikutip pada Minggu menyebutkan bahwa Mojtaba belum pernah muncul ke hadapan publik sejak serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel pada Sabtu yang menewaskan ayahnya. Informasi itu menambah perhatian terhadap absennya sosok yang sebelumnya disebut telah ditunjuk sebagai pemimpin tertinggi Iran yang baru.
Beredar pula dugaan bahwa Mojtaba ikut terluka dalam serangan tersebut. Namun hingga laporan ini disusun, belum ada keterangan resmi yang menjelaskan kondisi maupun tingkat keparahan cedera yang mungkin dialaminya.
Doa Bersama Berlanjut di Tengah Duka
Di tengah perhatian publik terhadap absennya Mojtaba, ribuan pelayat tetap mengikuti doa bersama pada hari kedua prosesi pemakaman. Suasana duka terlihat menyertai rangkaian penghormatan terakhir untuk Ali Khamenei di ibu kota Iran itu.
Peti jenazah dijadwalkan dipindahkan dari panggung tempat jenazah disemayamkan sejak Sabtu. Setelah itu, peti akan diarak melintasi Teheran pada Senin sebagai bagian dari rangkaian penghormatan terakhir.
