Monster Track BYD di Bandung Menarik Perhatian, Pengunjung Bisa Coba Langsung Dual Mode

Author: Redaksi Android62

Bandung menjadi salah satu titik penting bagi BYD untuk memperkenalkan teknologi mobilitas listrik kepada masyarakat. Melalui BYD Tech Culture Fest 2026 di 23 Paskal Shopping Center, pengunjung dapat melihat sekaligus mencoba langsung sejumlah model dan pengalaman interaktif hingga 19 Juli 2026.

Gelaran ini dirancang sebagai festival keluarga yang memadukan pameran kendaraan, edukasi teknologi, zona komunitas, dan aktivitas uji coba. Dengan format itu, BYD ingin teknologi kendaraan listrik terasa lebih dekat dengan kebutuhan dan gaya hidup harian masyarakat.

Monster Track dan Uji Coba Model Unggulan

Salah satu daya tarik utama adalah Monster Track Experience untuk DENZA B5. Jalur offroad ini menghadirkan tanjakan ekstrem, lintasan bergelombang, hingga jungkat-jungkit untuk menunjukkan traksi, stabilitas, dan kenyamanan kendaraan.

Selain itu, pengunjung juga bisa menjajal BYD M6 dan DENZA D9 melalui sesi test drive. Ada pula Speed Test Ride yang disiapkan untuk memberikan pengalaman berkendara dengan BYD Seal 6 DM, model yang dalam waktu dekat akan meluncur di Indonesia.

Aktivitas Fokus Pengalaman Model Terkait
Test drive Mencoba kendaraan dan fitur berkendara BYD M6, DENZA D9
Monster Track Experience Uji kemampuan di lintasan ekstrem DENZA B5
Speed Test Ride Rasakan performa dan kenyamanan berkendara BYD Seal 6 DM
Area teknologi interaktif Edukasi teknologi kendaraan masa depan

Area Speed Test Ride dibuat agar pengunjung dapat mengeksplorasi handling, kenyamanan kabin, efisiensi energi, dan fitur pintar yang dibawa BYD Seal 6 DM. Di sisi lain, area teknologi interaktif memberi ruang edukasi agar teknologi kendaraan listrik lebih mudah dipahami.

Dual Mode Jadi Fokus Edukasi Teknologi

Festival ini juga menonjolkan teknologi Dual Mode atau Plug-in Hybrid Electric Vehicle. Teknologi tersebut menggabungkan e-Platform 3.0, Blade Battery, dan sistem DM generasi terbaru yang dikembangkan BYD.

Konsep itu dirangkum dalam empat karakter utama yang disebut GASS, yakni Gesit, Andal, Senyap, dan Super Irit. Menurut penjelasan BYD, karakter ini menggambarkan akselerasi yang responsif, kemampuan beradaptasi di berbagai kondisi jalan, kabin yang rendah getaran, serta efisiensi energi untuk penggunaan harian maupun perjalanan jauh.

Operation Director PT BYD Motor Indonesia, Nathan Sun, mengatakan Bandung dipilih karena antusiasme masyarakatnya terhadap kendaraan listrik cukup tinggi. Ia menilai banyak orang kini tidak hanya ingin mengenal teknologi elektrifikasi, tetapi juga ingin merasakan langsung manfaat dan pengalaman berkendaranya.

Dalam pernyataannya yang dikutip galamedia.pikiran-rakyat.com, Nathan menyebut bahwa mobilitas masyarakat terus berkembang dan pemahaman tentang kendaraan yang lebih efisien serta ramah lingkungan juga makin besar. Karena itu, BYD ingin masyarakat tidak hanya melihat, tetapi juga mencoba teknologi yang mereka kembangkan.

Pasar Jawa Barat dan Ekspansi Layanan

Sejak masuk pasar nasional pada 2024, BYD mengklaim telah mengirimkan sekitar 97 ribu unit kendaraan kepada konsumen di berbagai daerah. Jawa Barat disebut sebagai salah satu pasar terbesarnya, dengan lebih dari 10.500 unit kendaraan BYD yang sudah beroperasi di wilayah tersebut.

Untuk memperkuat layanan, BYD juga terus menambah jaringan penjualan dan fasilitas purnajual. Saat ini perusahaan memiliki sekitar 100 showroom di seluruh Indonesia, sementara di Jawa Barat sudah beroperasi 15 dealer.

Tahun ini, jumlah dealer di Jawa Barat ditargetkan bertambah menjadi sekitar 30 dealer agar masyarakat lebih mudah mendapatkan layanan penjualan maupun servis. Ekspansi ini menjadi bagian dari strategi BYD untuk mendukung pertumbuhan kendaraan elektrifikasi di Indonesia.

Nathan juga menyoroti perkembangan pasar kendaraan listrik di Indonesia yang menurutnya bergerak sangat cepat. Jika pada 2021 pangsa pasar kendaraan listrik masih sekitar 1 persen, kini angkanya telah melampaui 20 persen.

Dukungan dari Pemerintah Kota dan Komunitas

Wakil Wali Kota Bandung Erwin menyambut positif gelaran ini. Ia menilai Bandung memiliki masyarakat yang terbuka terhadap teknologi dan inovasi, termasuk kendaraan rendah emisi yang dinilai bisa membantu memperbaiki kualitas lingkungan.

Dukungan juga datang dari komunitas pengguna. Ketua Umum Beyond Community, Eko Budiharsono, mengatakan komunitas yang berdiri sejak BYD masuk ke Indonesia itu kini sudah memiliki lebih dari 3.000 anggota.

Ia menyebut kualitas layanan purnajual menjadi salah satu faktor yang mendorong kepercayaan pengguna. Ketersediaan suku cadang, layanan darurat, dan pembaruan perangkat lunak kendaraan disebut menjadi alasan komunitas semakin yakin terhadap merek tersebut.

Melalui BYD Tech Culture Fest 2026, Bandung tidak hanya menjadi lokasi pameran otomotif, tetapi juga ruang pertemuan antara teknologi, gaya hidup, dan transisi menuju mobilitas yang lebih ramah lingkungan. Festival ini berlangsung di 23 Paskal Shopping Center hingga 19 Juli 2026.

Berita Terbaru