Motor Bosch 55 Nm Dan Laju 45 Km/Jam, Polygon Tambora AE GRX Dibanderol Rp68 Juta

Polygon Tambora AE GRX E-Bike hadir sebagai salah satu gravel elektrik paling mencolok di kelasnya karena menawarkan bantuan tenaga hingga 45 km/jam. Dengan harga sekitar Rp68 juta, sepeda ini menyasar pengguna yang ingin menempuh rute panjang tanpa kehilangan karakter cepat di aspal maupun stabil di jalur makadam.

Daya tarik utamanya ada pada kombinasi performa dan fleksibilitas. Model ini dibangun untuk touring jauh, tetapi tetap membawa rasa berkendara yang cocok untuk medan campuran, sehingga menarik perhatian pecinta gravel yang mencari satu sepeda untuk banyak kebutuhan.

Motor Bosch dan bantuan tenaga yang kuat

Pusat tenaga sepeda ini berasal dari motor Bosch dengan torsi 55 Nm. Dorongannya disebut halus, tetapi tetap terasa kuat saat melewati tanjakan panjang atau lintasan gravel yang lebih berat.

Kemampuan bantuannya juga mendukung kecepatan hingga 45 km/jam. Angka tersebut membuat Tambora AE GRX menonjol di segmen gravel e-bike, terutama bagi pengguna yang ingin menjaga tenaga tetap efisien saat menempuh jarak jauh.

Polygon melengkapi paket ini dengan baterai terintegrasi 400 Wh. Untuk pemakaian lebih panjang dalam satu hari berkendara, tersedia juga cadangan 250 Wh yang memberi ruang lebih besar untuk touring dan riding intensif.

Rangka karbon dan tampilan yang rapi

Di bagian rangka, Polygon memakai frame karbon ACX yang ringan dan ditujukan untuk kebutuhan gravel performance. Material ini penting karena sepeda tetap harus lincah meski membawa motor dan baterai.

Sistem kabel internal membuat area cockpit terlihat lebih bersih. Tampilan tersebut memberi kesan modern sekaligus premium, selaras dengan posisi harganya yang berada di kelas atas.

Untuk posisi berkendara, Polygon memasang handlebar FSA dengan lebar sekitar 400 mm dan stem Vision SMR 90 mm. Kombinasi ini membantu menjaga stabilitas dan kenyamanan, baik saat sepeda dipacu di aspal maupun saat dikendalikan di jalur yang lebih teknikal.

Bagian depan juga sudah memakai fork karbon dengan teknologi flip chip. Fitur ini memungkinkan penyesuaian geometri sesuai kebutuhan medan, meski pada versi e-bike pengaturannya disebut hanya tersedia di bagian depan.

Grupset dan roda untuk medan campuran

Pada sektor drivetrain, Tambora AE GRX menggunakan Shimano GRX 1×12 speed. Setup ini dipadukan dengan cassette 10–50T yang memberi rentang gear luas untuk tanjakan curam sekaligus tetap mendukung laju di jalan datar.

Rear derailleur GRX pada sepeda ini sudah dilengkapi teknologi Shadow RD+. Sistem tersebut membantu menjaga stabilitas rantai ketika sepeda menghadapi getaran dan guncangan di medan kasar.

Polygon juga menyematkan sistem Linkglide dan Hyperglide. Kombinasi itu diarahkan untuk memberi perpindahan gigi yang lebih halus sekaligus meningkatkan daya tahan pemakaian.

Di bagian roda, sepeda ini memakai wheelset Novatec G24 dengan lebar internal 28 mm. Ban Schwalbe G-One all-around melengkapi paketnya dan dirancang serbaguna untuk aspal, gravel, hingga jalur offroad ringan.

Opsi serius di segmen gravel elektrik premium

Karakter serbaguna menjadi alasan model ini mudah dilirik oleh pengguna gravel maupun road bike. Sepeda ini menawarkan platform yang cepat di lintasan mulus, namun tetap siap diajak menjelajah rute campuran dengan bantuan tenaga elektrik.

Dengan kombinasi motor Bosch 55 Nm, rangka karbon ACX, baterai 400 Wh plus cadangan 250 Wh, dan grupset Shimano GRX 1×12, Tambora AE GRX E-Bike menempati posisi yang kuat di pasar domestik. Di banderol sekitar Rp68 juta, Polygon menghadirkan paket yang menyasar pengguna yang mengejar sepeda performa tinggi untuk touring jauh.

Berita Terkait