Hanya 2.000 Unit, MX King 150 Prima Pramac Membawa Rasa MotoGP ke Jalan

Yamaha Indonesia Motor Manufacturing membatasi MX King 150 Prima Pramac Livery hanya sebanyak 2.000 unit. Kuota tersebut menjadi pembeda utama motor bebek sport ini ketika tampil di Jakarta Fair Kemayoran 2026.

Dengan harga Rp29,9 juta OTR Jakarta, edisi ini berada di atas MX King 150 standar yang dibanderol sekitar Rp28,1 juta. Selisih banderol itu menempatkan livery Prima Pramac sebagai pilihan bagi konsumen yang mengejar tampilan eksklusif sekaligus nuansa balap.

Nilai utama motor ini bukan berasal dari perubahan basis mesin, melainkan kombinasi kelangkaan dan identitas balapnya. Yamaha mengusung corak yang terhubung dengan tim Prima Pramac Yamaha MotoGP untuk membawa suasana lintasan ke penggunaan harian.

Berikut ringkasan data utama MX King 150 Prima Pramac Livery.

AspekDetail
Jumlah produksi2.000 unit
HargaRp29,9 juta OTR Jakarta
Mesin150 cc, 4-katup, fuel injection, liquid cooled
Tenaga maksimum15,1 hp pada 8.500 rpm
Torsi puncak13,8 Nm pada 7.000 rpm
TransmisiManual 5-percepatan

Basis mesin tetap berkarakter sporty

Di balik kelir khususnya, motor ini memakai mesin 150 cc empat katup dengan sistem fuel injection dan pendingin cairan. Tenaga puncaknya mencapai 15,1 hp pada 8.500 rpm, sedangkan torsinya 13,8 Nm pada 7.000 rpm.

Yamaha mempertahankan transmisi manual lima percepatan untuk menjaga karakter berkendara bebek sport. Teknologi Forged Piston dan DiASil Cylinder juga digunakan untuk mendukung mesin yang ringan, bertenaga, dan lebih awet.

Perlengkapan untuk penggunaan sehari-hari

MX King 150 Prima Pramac Livery dibekali lampu LED tiga titik yang terdiri dari dua low beam dan satu high beam. Panel instrumen digital serta lampu hazard turut disematkan untuk memenuhi kebutuhan berkendara modern.

Pada sektor kaki-kaki, motor ini menggunakan suspensi belakang monoshock, pelek 17 inci, dan ban tubeless lebar. Kombinasi tersebut ditujukan untuk membantu kenyamanan serta kestabilan saat bermanuver.

Livery sebagai identitas utama

Corak Prima Pramac tidak diposisikan hanya sebagai grafis tambahan pada bodi motor. Desain itu dikaitkan dengan kehadiran Toprak Razgatlıoğlu di tim Prima Pramac Yamaha MotoGP dan memperkuat identitas balap Yamaha.

Kunjungan Toprak ke Jakarta pada awal 2026 turut mendekatkan penggemar Indonesia dengan dunia balap internasional. Livery tersebut kemudian menjadi penghubung visual antara atmosfer MotoGP dan motor harian.

Di segmen bebek sport, model ini berhadapan dengan Honda Supra GTR 150 dan Suzuki Raider 150. Namun, jumlah produksi terbatas memberi MX King 150 Prima Pramac Livery nilai koleksi yang berbeda dari pesaing reguler.

Sebelumnya, Yamaha juga menjual MX King 150 Special Livery 70th Anniversary seharga Rp28,3 juta. Kehadiran edisi Prima Pramac memperluas pilihan bagi pengguna yang menginginkan motor bebek sport dengan penampilan lebih menonjol di jalanan.

Berita Terkait