Kekalahan Napoli dari Bologna kembali menyalakan alarm yang sudah lama dibaca Antonio Conte sebagai masalah utama timnya. Pelatih asal Italia itu menilai kebiasaan tertinggal lebih dulu bukan lagi sekadar insiden, melainkan pola yang bisa mengganggu langkah Napoli di persaingan papan atas.
Di laga itu, Napoli sempat berada dalam tekanan besar karena membutuhkan hasil untuk menjaga peluang ke Liga Champions musim depan. Namun, mereka justru masuk ke situasi sulit setelah Bologna unggul lebih dulu 2-0 lewat Federico Bernardeschi dan Riccardo Orsolini.
Masalah yang terus berulang
Conte melihat persoalan Napoli tidak berhenti pada skor akhir 2-3. Baginya, cara tim memulai pertandingan ikut menentukan arah laga, dan Napoli kembali gagal menunjukkan pendekatan awal yang cukup tegas.
Pelatih berusia 54 tahun itu menilai kebiasaan kebobolan lebih dulu sudah terlalu sering muncul pada momen penting. Ia bahkan menegaskan hasil negatif ini bukan sesuatu yang terjadi secara kebetulan jika pola seperti itu terus berulang.
Napoli sebenarnya sempat memberi respons yang cukup baik setelah tertinggal. Giovanni Di Lorenzo dan Alisson Santos berhasil menyamakan keadaan menjadi 2-2, sehingga harapan untuk pulang membawa poin kembali terbuka.
Bangkit, lalu kehilangan kendali
Kebangkitan itu sempat mengubah suasana pertandingan dan memberi Napoli kesempatan untuk membalikkan keadaan. Tetapi, pada fase penentuan, mereka kembali kehilangan kontrol dan gagal menjaga momentum yang sudah dibangun.
Bologna lalu memastikan kemenangan lewat gol Jonathan Rowe pada masa injury time. Gol akrobatik itu membuat Napoli pulang tanpa poin dari pertandingan yang sempat mereka kejar kembali.
Conte menilai anak asuhnya tidak tampil buruk sepanjang laga. Meski begitu, ia tetap menyoroti detail yang menurutnya terus mengulang, terutama pada menit-menit awal ketika tim seharusnya lebih siap.
“Jelas, kami perlu lebih gigih dalam pendekatan awal karena hal ini terus terjadi. Kami tidak pantas kalah, tapi jika kebobolan terus lebih dulu, maka itu bukan kebetulan,” kata Conte seusai laga, dikutip dari Football Italia.
Perebutan tiket Liga Champions masih terbuka
Kekalahan ini membuat Napoli tetap bertahan di posisi kedua klasemen sementara dengan 70 poin. Posisi itu masih cukup kuat, tetapi belum aman sepenuhnya karena kompetisi masih menyisakan dua pertandingan.
AS Roma kini berada tiga poin di belakang Napoli, sedangkan Como tertinggal lima poin dalam perebutan zona Liga Champions. Situasi itu membuat setiap laga tersisa memiliki bobot besar bagi tim Conte.
Conte pun meminta para pemain segera memulihkan tenaga dan fokus kembali. Ia menegaskan dua pertandingan terakhir harus dimaksimalkan jika Napoli ingin memastikan tempat di Liga Champions musim depan.
“Masih ada dua pertandingan tersisa, kita harus mengisi ulang energi dan mencoba melakukan yang terbaik untuk mengamankan tiket Liga Champions,” ujar Conte.
Dengan sisa laga yang semakin sedikit, Napoli tidak hanya dituntut mengejar hasil, tetapi juga memutus pola lama yang terus membuat mereka berada dalam tekanan sejak menit awal pertandingan.
Source: www.medcom.id