Nasib Persipura di Tangan Sendiri, Kemenangan Atas Persiku Bisa Jaga Asa Promosi

Persipura Jayapura masih memegang peluang untuk menentukan sendiri arah musim mereka, tetapi syaratnya sangat jelas: mengalahkan Persiku Kudus di laga terakhir. Kemenangan itu bukan hanya menjaga asa promosi ke Liga 1, melainkan juga membuat nasib Mutiara Hitam tidak terlalu bergantung pada hasil pertandingan tim lain.

Situasi ini muncul karena persaingan di papan atas Liga 2 wilayah barat sangat rapat. Persipura saat ini mengoleksi 52 poin dan berada di peringkat kedua, dengan poin sama seperti PSS Sleman yang masih memimpin klasemen karena unggul head-to-head.

Tekanan di laga terakhir

Partai penutup di Stadion Lukas Enembe, Jayapura, pada pekan ke-27 menjadi titik paling penting bagi Persipura. Satu hasil saja bisa mengubah posisi mereka, baik untuk lolos ke tahap berikutnya maupun harus masuk playoff.

Kondisi klasemen membuat Persipura tidak punya banyak ruang untuk menghitung peluang secara pasif. Jika gagal menang, mereka bisa kehilangan kesempatan menjaga jalur promosi langsung tetap terbuka.

Di sisi lain, kemenangan atas Persiku akan memberi keuntungan besar. Setidaknya, hasil itu memastikan Persipura tetap berada di jalur perebutan tiket naik kasta.

PSS Sleman juga berada di bawah tekanan

Nasib Persipura ikut terkait dengan laga PSS Sleman melawan PSIS Semarang di Stadion Maguwoharjo. Jika PSS menang, Persipura dipastikan finis di posisi kedua dan harus melalui playoff untuk memperebutkan satu tiket tersisa ke Liga 1.

Situasi ini membuat pertandingan di dua stadion sama-sama menentukan. Persipura perlu menang di Jayapura, sambil menunggu apakah PSS terpeleset saat menjalani laga terakhir mereka.

PSS sendiri datang dengan target besar. Tim asuhan Ansyari Lubis membidik promosi menyusul Garudayaksa FC, dan duel kontra PSIS menjadi penentu akhir bagi mereka.

Rahmad Darmawan minta fokus penuh

Pelatih Persipura, Rahmad Darmawan, menolak jika timnya terlalu sibuk menghitung hasil di tempat lain. Dalam konferensi pers pada Sabtu, 2 Mei 2026, ia menekankan bahwa fokus utama harus tetap pada pertandingan sendiri.

Rahmad menilai momen seperti ini tidak datang setiap tahun. Karena itu, ia meminta para pemain tampil disiplin dan mengurangi kesalahan, terutama ketika sudah berada di depan gawang.

Ia juga menegaskan bahwa nasib tim seharusnya ditentukan oleh performa di lapangan. Menurut dia, kemenangan sudah cukup untuk menjaga Persipura tetap berada di jalur kompetisi berikutnya.

Antusiasme di kubu lawan

Di kubu PSS, Ansyari Lubis melihat tekanan laga terakhir dengan cara yang berbeda. Ia menilai atmosfer pertandingan akan tinggi dan penuh tensi, tetapi para pemainnya justru tidak terlihat gelisah.

Ansyari menyebut skuadnya antusias menatap laga penentuan itu. Baginya, kemenangan akan menjadi sejarah pribadi bagi para pemain sekaligus hadiah untuk pendukung di Sleman.

Sikap itu menambah bobot persaingan di papan atas wilayah barat. Kedua tim sama-sama membawa kepentingan besar, sehingga hasil di dua pertandingan terakhir bisa langsung mengubah arah promosi.

Peluang yang masih terbuka

Bagi Persipura, kemenangan atas Persiku tetap menjadi syarat paling penting agar peluang tidak tertutup. Jika PSS gagal meraih poin penuh, Persipura masih bisa menjaga asa promosi langsung tanpa harus melewati playoff.

Namun, bila hasil di laga lain tidak berpihak, kemenangan di Jayapura tetap punya arti besar. Setidaknya, Mutiara Hitam akan memastikan tempat di babak perebutan tiket naik kasta.

Dengan situasi seperti itu, Persipura masih memiliki sebagian kendali atas nasib mereka sendiri. Di depan pendukung sendiri, mereka kini dituntut menjawab tekanan besar dengan hasil yang benar-benar menentukan musim ini.

Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow UsGoogle NewsFlipboard
Berita Terkait
Berita Terbaru
Populer