Biaya Bangun Brebes Masih Di Atas Surabaya, IKK 2025 Naik 101,09 Poin

Biaya konstruksi di Kabupaten Brebes masih tercatat lebih mahal dibanding Kota Surabaya. Pada 2025, Indeks Kemahalan Konstruksi atau IKK Brebes berada di angka 101,09 poin, yang berarti biaya bangunan di daerah itu sedikit melampaui titik acuan Surabaya yang digunakan Badan Pusat Statistik.

Angka tersebut menunjukkan bahwa setiap kebutuhan pembangunan di Brebes masih memerlukan biaya yang relatif tinggi. Dalam perhitungan BPS, semakin besar nilai IKK, semakin mahal biaya yang dibutuhkan untuk membangun di wilayah tersebut dibandingkan Surabaya.

Posisi Brebes di peta Jawa Tengah

Di tingkat Jawa Tengah, Brebes berada di urutan ke-22 dari 35 kabupaten dan kota. Posisi ini menempatkan Brebes di kelompok tengah bawah jika melihat kemahalan konstruksi di provinsi tersebut.

Perbedaan antardaerah di Jawa Tengah terlihat cukup lebar. Sebagian wilayah memiliki biaya pembangunan yang lebih rendah dari acuan, sementara daerah lain justru menunjukkan tingkat kemahalan yang lebih tinggi.

Masih di atas Surabaya meski selisih tipis

Nilai 101,09 poin membuat biaya konstruksi di Brebes setara 1,011 kali harga konstruksi di Kota Surabaya. Selisihnya memang tidak besar, tetapi angka itu tetap menunjukkan Brebes belum berada di bawah titik acuan.

BPS menempatkan Surabaya sebagai pembanding utama untuk mengukur mahalnya biaya konstruksi di kabupaten dan kota. Karena itu, posisi Brebes di atas 100 poin menandakan tekanan biaya pembangunan masih terasa.

Pergerakan IKK Brebes dalam beberapa periode

BPS mencatat IKK Brebes turun 3,39 poin dibandingkan tahun sebelumnya. Meski begitu, dalam lima tahun terakhir angkanya masih naik 1,45 poin.

Perubahan tersebut memberi gambaran bahwa biaya konstruksi di Brebes belum sepenuhnya mereda. Ada penurunan dalam pembacaan tahunan, tetapi tren jangka panjangnya masih menunjukkan kenaikan.

Daerah dengan IKK terendah di Jawa Tengah

Di sisi lain, sejumlah kabupaten dan kota di Jawa Tengah mencatat IKK lebih rendah dibanding Brebes. Kabupaten Kebumen menjadi daerah dengan angka terendah, yaitu 96,9 poin.

Lima wilayah dengan IKK terendah di Jawa Tengah adalah sebagai berikut:

  1. Kabupaten Kebumen: 96,9 poin
  2. Kabupaten Purworejo: 97,13 poin
  3. Kabupaten Wonogiri: 97,29 poin
  4. Kota Magelang: 97,38 poin
  5. Kabupaten Magelang: 98,13 poin

Angka-angka itu menunjukkan bahwa biaya konstruksi di wilayah tersebut lebih murah dibanding Brebes. Selisih antardaerah ini memperlihatkan adanya variasi biaya yang cukup jelas di dalam satu provinsi.

Wilayah dengan IKK tertinggi di provinsi yang sama

Pada kelompok atas, Kabupaten Semarang tercatat sebagai daerah dengan IKK tertinggi di Jawa Tengah. Nilainya mencapai 105,94 poin dan menjadi indikator biaya konstruksi yang paling mahal di provinsi tersebut.

Lima wilayah dengan IKK tertinggi adalah sebagai berikut:

  1. Kabupaten Semarang: 105,94 poin
  2. Kota Semarang: 105,47 poin
  3. Kabupaten Demak: 104,52 poin
  4. Kota Salatiga: 103,0 poin
  5. Kota Tegal: 102,93 poin

Daftar itu memperlihatkan bahwa Brebes masih berada di bawah area dengan biaya pembangunan paling mahal. Namun, posisinya juga belum turun ke kelompok daerah dengan kemahalan paling rendah.

Arti angka 101,09 poin bagi perencanaan pembangunan

Nilai IKK Brebes memberikan sinyal penting bagi perencanaan anggaran konstruksi di daerah. Angka ini menunjukkan bahwa biaya pembangunan di Brebes masih sedikit lebih tinggi daripada Surabaya, sehingga perhitungan kebutuhan dana tetap perlu mencerminkan kondisi tersebut.

Dalam perbandingan antarwilayah, Brebes berada di tengah peta biaya yang bergerak antara daerah dengan harga bangunan relatif murah dan daerah dengan biaya konstruksi jauh lebih tinggi. Fakta itu menegaskan bahwa lokasi tetap menjadi faktor penting dalam menentukan mahal atau murahnya pembangunan di Jawa Tengah.

Source: databoks.katadata.co.id

Berita Terkait