Modal Maksimal US$1 Juta, Obsession Raup US$430 Juta dan Geser Blair Witch

Author: Redaksi Android62

Obsession membukukan pendapatan global sekitar US$430 juta dengan biaya produksi hanya US$750 ribu hingga US$1 juta. Perbandingan yang sangat lebar itu menempatkan film horor debut Curry Barker dalam jalur proyek film paling menguntungkan sepanjang sejarah.

Catatan tersebut melampaui The Blair Witch Project, thriller supernatural yang selama ini dikenal sebagai contoh besar kesuksesan produksi berbiaya rendah. Film itu meraih pendapatan global US$250 juta dengan anggaran US$600 ribu.

Rasio Pendapatan yang Menonjol

Bruce Nash, pendiri situs pemantau industri The Numbers, menilai Obsession berpotensi menjadi kesuksesan terbesar sepanjang masa jika memakai ukuran rasio pendapatan box office global terhadap biaya produksi. Pendekatan ini berbeda dari daftar film berpendapatan nominal tertinggi yang lazim dikuasai produksi berskala besar.

Film seperti Avatar, Frozen, dan Titanic memang menghasilkan pemasukan lebih besar secara absolut. Namun, biaya produksi ketiganya berada pada skala yang ratusan kali lebih tinggi dibanding modal yang digunakan untuk Obsession.

Film Pendapatan Global Anggaran Produksi
Obsession Sekitar US$430 juta US$750 ribu hingga US$1 juta
The Blair Witch Project US$250 juta US$600 ribu
Backrooms US$360 juta Sekitar US$10 juta

Menurut CNN Indonesia yang mengutip AFP, penjualan tiket dunia Obsession telah melewati US$400 juta sebelum mencapai kisaran US$430 juta. Capaian itu juga mengungguli Backrooms karya Kane Parsons yang mengumpulkan US$360 juta dari modal sekitar US$10 juta.

Kedua film horor tersebut masuk daftar 10 film terlaris sepanjang 2026 dalam laporan yang sama. Kehadiran dua judul itu memperlihatkan bahwa produksi dengan modal lebih terbatas tetap dapat bersaing di pasar bioskop global.

Perjalanan dari Festival hingga Bioskop

Obsession pertama kali diputar di Festival Film Toronto 2025 sebelum memperoleh rilis resmi pada awal Mei. Focus Features, bagian dari Universal, telah membaca potensinya sejak pemutaran festival dan membeli hak distribusinya seharga US$15 juta.

Dalam dua bulan terakhir, film ini berkembang menjadi fenomena melalui rekomendasi antarpemirsa. Sambutan kuat dari generasi Z penggemar horor menjadi salah satu pendorong utama penyebaran minat terhadap film tersebut.

Genre horor kembali menunjukkan kemampuannya menarik audiens muda tanpa harus bertumpu pada skala produksi besar. Cerita yang mudah dibicarakan serta pengalaman menonton yang menyebar dari mulut ke mulut memberi dorongan penting pada penjualan tiketnya.

Debut Curry Barker

Curry Barker berusia 26 tahun dan sebelumnya dikenal sebagai kreator video YouTube. Obsession menjadi film panjang pertamanya sekaligus membawanya ke perhatian industri Hollywood.

Film ini mengikuti seorang pemuda yang menggunakan mainan mistis bernama One Wish Willow agar sahabat lama yang juga diidamkannya mencintainya secara obsesif. Keinginan tersebut memicu konsekuensi mengerikan dan penuh kekerasan.

Di balik unsur horornya, Obsession menyoroti hubungan toksik, budaya kencan, serta persetujuan dalam relasi. Barker telah menyiapkan film panjang kedua berjudul Anything But Ghosts dan juga ditunjuk menyutradarai versi baru The Texas Chain Saw Massacre dari 1974.

Source: www.cnnindonesia.com
Berita Terbaru