OMO X langsung menonjol di kelas motor listrik Rp30 jutaan karena membawa paket yang terasa lebih berani dari kebanyakan rivalnya. Bukan hanya soal harga, model ini juga tampil dengan desain futuristik dan sejumlah fitur yang biasanya lebih sering ditemui pada kendaraan listrik yang lebih mahal.
Daya tarik utamanya terlihat dari pendekatan visual yang sangat berbeda. Wujud OMO X disebut futuristik dan sekilas mirip mobil Tesla Cybertruck, sehingga kesan pertamanya terasa kuat sejak dilihat dari jauh.
Suspensi premium jadi pembeda utama
Di antara banyak detail yang dibawa, suspensi depan double wishbone menjadi salah satu fitur yang paling mencuri perhatian. Komponen ini disebut lazim hadir pada motor listrik premium dengan harga ratusan juta, sehingga kehadirannya pada OMO X menjadi nilai jual yang menonjol.
Selain suspensi depan, motor ini juga dipasangi rem depan kaliper 4 piston. Ada pula standar samping elektrik yang menambah kesan modern sekaligus mendukung penggunaan harian.
Fitur yang terasa dekat dengan gaya hidup digital
OMO X tidak hanya bermain di desain luar. Di bagian depan, tersedia layar TFT 10 inci yang memberi kesan lebih canggih saat berkendara.
Motor ini juga dibekali speaker bawaan yang terhubung ke smartphone. Kehadiran fitur tersebut membuat OMO X terasa mengikuti kebiasaan pengguna yang semakin akrab dengan perangkat pintar dalam aktivitas sehari-hari.
Dirancang tetap nyaman untuk pemakaian harian
Di sisi fungsional, OMO X juga membawa lampu projector LED untuk mendukung penerangan. Bagasi yang luas menjadi nilai tambah lain yang membuatnya lebih praktis dipakai di perkotaan.
Posisi berkendaranya disebut nyaman sehingga pengendara tidak cepat lelah saat digunakan dalam rutinitas harian. Kombinasi ruang simpan dan ergonomi ini memperkuat kesan bahwa motor ini tidak hanya mengejar tampilan, tetapi juga kenyamanan.
Performa dan jarak tempuh ikut diperhatikan
Dari sisi tenaga, OMO X diklaim punya performa besar dengan akselerasi responsif. Karakter seperti ini membuat motor terasa lebih hidup saat dipakai melaju dalam berbagai kondisi jalan.
Untuk kebutuhan mobilitas, versi standar disebut mampu menempuh jarak hingga 160 km. Sementara itu, varian long large diklaim sanggup mencapai 210 km, memberi pilihan bagi pengguna yang membutuhkan jarak tempuh lebih jauh.
Dalam sesi test drive, OMO X juga disebut stabil dan bertenaga. Paduan stabilitas, performa, dan fitur pintar berbasis aplikasi membuat motor ini dipandang hadir dengan paket yang berbeda di segmen Rp30 jutaan.
Dengan desain yang sangat mencolok, suspensi depan double wishbone, layar TFT 10 inci, speaker terhubung smartphone, serta fitur praktis seperti bagasi luas dan standar samping elektrik, OMO X mencoba menawarkan lebih dari sekadar motor listrik murah. Di pasar Indonesia yang semakin ramai, pendekatan seperti ini membuatnya tampil sebagai salah satu model yang paling mudah dikenali.







