OnePlus Watch 4 langsung menarik perhatian bukan karena pengumuman besar, melainkan karena kemunculannya di situs resmi OnePlus sudah membawa satu hal yang paling dicari: perangkat ini debut dengan Wear OS 6 dan Gemini. Kehadiran software terbaru itu membuat jam tangan pintar ini tampil lebih siap untuk penggunaan harian, terutama di tengah pasar smartwatch Wear OS yang masih membutuhkan lebih banyak pilihan perangkat.
Langkah OnePlus ini juga terasa berbeda karena fokus utamanya bukan pada perubahan desain yang dramatis. Alih-alih menjual pembaruan lewat tampilan baru, perusahaan justru menempatkan pengalaman perangkat lunak sebagai nilai utama Watch 4, sehingga perangkat ini terlihat diarahkan untuk menjadi smartwatch yang lebih relevan sejak awal.
Wear OS 6 dan Gemini langsung tersedia
Sorotan paling besar memang ada pada paket perangkat lunaknya. OnePlus Watch 4 sudah menjalankan Oxygen OS Watch 8 berbasis Wear OS 6, sekaligus membawa Gemini langsung di dalam perangkat.
Bagi OnePlus, keputusan ini cukup penting karena model sebelumnya, OnePlus Watch 2 dan Watch 3, baru dijanjikan akan menerima pembaruan pada periode berikutnya. Karena itu, kehadiran platform baru di Watch 4 dinilai sebagai kejutan yang menyenangkan, terutama bagi pengguna yang mengikuti perkembangan perangkat Wear OS.
Integrasi Gemini juga memberi arah yang jelas pada produk ini. Dengan dukungan AI sejak awal, Watch 4 diposisikan bukan hanya sebagai penyegar generasi lama, melainkan sebagai jam tangan pintar yang lebih siap untuk kebutuhan modern.
Desain masih akrab, bobot dibuat lebih ringan
Dari sisi fisik, OnePlus Watch 4 masih sangat dekat dengan OnePlus Watch 3. Perubahan yang paling mudah dirasakan justru ada pada bobot yang sedikit lebih ringan, bukan pada bentuk yang benar-benar baru.
Bodi jam tangan ini memakai material titanium alloy dengan ukuran casing 47,4 mm x 47,4 mm x 11 mm. Bobotnya sekitar 43 gram tanpa strap, sehingga tetap tergolong ringan untuk perangkat dengan ukuran layar besar.
OnePlus juga menyiapkan dua pilihan warna, yaitu Evergreen Titanium dan Midnight Titanium. Kombinasi ini tetap menjaga kesan premium sekaligus mempertahankan desain yang sederhana dan fungsional.
Layar besar, terang, dan cocok untuk luar ruang
Pada bagian layar, Watch 4 menggunakan panel LTPO OLED 47 mm dengan resolusi 466 x 466 piksel. Kerapatan layarnya mencapai 310 ppi dan dilindungi Sapphire Crystal untuk mendukung ketahanan penggunaan sehari-hari.
Kecerahan juga menjadi nilai penting pada perangkat ini. Dalam penggunaan normal, layar mendukung 600 nits, lalu dapat melonjak hingga 3.000 nits saat mode olahraga di bawah sinar matahari kuat.
Kemampuan tersebut membuat Watch 4 lebih nyaman dipakai di luar ruangan. Informasi latihan, notifikasi, maupun navigasi akan lebih mudah dibaca ketika kondisi cahaya sedang terang.
Mesin lama masih dipertahankan, baterai tetap besar
Di bagian dapur pacu, OnePlus tidak melakukan perubahan besar. Watch 4 masih mengandalkan Qualcomm Snapdragon W5 dan co-processor BES 2800, sama seperti Watch 2 dan Watch 3.
Perangkat ini juga dibekali RAM 2GB dan penyimpanan internal 32GB. OnePlus tidak beralih ke Snapdragon Wear Elite, sehingga arah pengembangan generasi ini tampak lebih menekankan kestabilan dan pengalaman software daripada lonjakan performa.
Baterainya berkapasitas 646mAh. OnePlus mengklaim daya tahan perangkat ini bisa mencapai tiga hari untuk penggunaan berat dan hingga 16 hari dalam mode hemat daya.
Konektivitas lengkap, tetapi tanpa eSIM
Untuk konektivitas, Watch 4 mendukung Bluetooth 5.2, GNSS dual-band L1+L5, Wi-Fi 2,4GHz/5GHz, dan NFC. Namun, OnePlus tidak mencantumkan dukungan eSIM pada model ini.
Di sisi ketahanan, jam tangan ini membawa sertifikasi 5ATM, IP68, IP69, dan MIL-STD-810H. Kehadiran IP69 menjadi salah satu poin menarik karena memperkuat daya tahan perangkat dalam penggunaan yang lebih menantang.
Saat ini halaman produk Watch 4 sudah aktif, tetapi harga dan jadwal ketersediaannya belum diumumkan. Dengan informasi yang sudah terungkap, Watch 4 terlihat diarahkan sebagai smartwatch tangguh yang mempertahankan desain familiar, lalu mengandalkan Wear OS 6 dan Gemini sebagai pembeda utama dari generasi sebelumnya.
Source: www.androidauthority.com






