Intel kini punya pijakan yang lebih kuat di kelas handheld gaming premium lewat Intel Arc G3 Extreme. Chip ini dipakai OneXPlayer pada dua perangkat baru, yakni X2 dan Apex Air, yang sama-sama dipamerkan dalam acara di China.
Kehadiran dua model tersebut menandai langkah yang lebih agresif dari OneXPlayer dalam memperluas pilihan perangkat portabel kelas atas. Intel sendiri memosisikan Arc G3 Extreme sebagai penantang AMD Ryzen AI Z2 Extreme, sehingga arah persaingan di segmen ini terlihat semakin jelas.
OneXPlayer X2 tetap mempertahankan format yang sudah dikenal
X2 hadir sebagai penerus X1 generasi sebelumnya. Perangkat lama itu memakai Core Ultra 7 155, sedangkan X2 beralih ke Panther Lake handheld APU.
Dari tampilan awal, desain X2 tidak banyak berubah. OneXPlayer masih mempertahankan format tablet dengan controller yang dapat dilepas, sehingga aksesori milik X1 tampaknya masih tetap bisa digunakan.
Pilihan tersebut menunjukkan bahwa OneXPlayer tidak ingin mengubah karakter produk secara radikal. Fokus utamanya justru ada pada perpindahan platform ke chip Intel kelas atas yang lebih baru.
Apex Air membawa pendekatan modular yang tetap dipertahankan
Berbeda dari X2, Apex Air hadir dengan desain yang mirip seri Apex non-Air. Generasi non-Air sebelumnya memakai prosesor AMD Strix Halo, sementara Apex Air masuk ke jalur Intel lewat Arc G3 Extreme.
Satu detail yang sudah dikonfirmasi adalah baterai swappable 85W pada Apex Air. Ukuran dan konsep baterai itu sama seperti model non-Air, sehingga pendekatan modular masih menjadi ciri penting lini ini.
Informasi lain mengenai spesifikasi Apex Air belum dibuka secara lengkap. Namun, perangkat ini diperkirakan mempertahankan sebagian besar spesifikasi dari Apex non-Air.
Arc G3 Extreme jadi pusat strategi produk OneXPlayer
Arc G3 Extreme menjadi elemen paling penting dari dua handheld tersebut. Selain X2 dan Apex Air, OneXPlayer sebelumnya juga sudah mengumumkan OneXPlayer 3 sebagai salah satu handheld gaming pertama yang memakai platform ini.
Artinya, OneXPlayer tidak hanya menguji satu model Intel, tetapi membangun beberapa lini sekaligus di segmen premium. Pengguna pun berpotensi mendapat lebih banyak pilihan, mulai dari desain tablet, perangkat modular, sampai model dengan karakter seperti seri Apex.
Untuk saat ini, rincian teknis kedua perangkat masih terbatas. OneXPlayer disebut kemungkinan akan mengungkap detail resmi yang lebih lengkap dalam waktu dekat.
Meski belum semua spesifikasi dibuka, X2 dan Apex Air sudah memperlihatkan arah baru OneXPlayer di pasar handheld gaming. Di saat yang sama, Intel Arc G3 Extreme mulai terlihat serius menantang posisi AMD di kelas atas.
