Konten Getty Masuk ke ChatGPT, Pencarian Visual Jadi Lebih Aman dan Kaya

Author: Redaksi Android62

OpenAI kini memasukkan pustaka konten visual berlisensi dari Getty Images ke dalam hasil pencarian dan respons ChatGPT melalui kemitraan multi-tahun. Langkah ini langsung menempatkan gambar premium yang sah ke dalam pengalaman pengguna, di tengah sorotan yang terus menguat soal legalitas konten AI.

Integrasi tersebut juga membawa dampak yang lebih luas bagi cara pengguna mencari informasi. Hasil berbasis ChatGPT berpotensi terasa lebih kaya secara visual, sementara penggunaan gambar menjadi lebih aman dari sisi kepatuhan hak cipta.

Getty memilih jalur lisensi resmi

CEO Getty Images, Craig Peters, menilai konten visual berkualitas tinggi dan berlisensi membuat pencarian berbasis AI menjadi lebih bermanfaat. Ia menyebut kolaborasi dengan OpenAI sejalan dengan visi bersama untuk menghadirkan pengalaman visual yang lebih kaya bagi pengguna ChatGPT di seluruh dunia.

Peters juga menegaskan bahwa konten visual berlisensi dengan kualitas tinggi membuat pencarian dan penemuan berbasis AI menjadi lebih berguna dan lebih dapat dipercaya. Sikap itu menunjukkan bahwa Getty ingin menempatkan lisensi resmi sebagai dasar utama distribusi visual di layanan AI.

Perubahan besar dari sikap lama Getty

Kemitraan ini menarik perhatian karena Getty sebelumnya dikenal keras terhadap perusahaan AI. Pada September 2022, Getty melarang seluruh karya seni hasil AI masuk ke dalam perpustakaannya.

Beberapa bulan setelah itu, perusahaan tersebut menggugat Stability AI atas dugaan pelanggaran hak cipta terkait penggunaan materi visual untuk pelatihan model AI. Langkah hukum itu memperlihatkan bahwa Getty semula memilih perlindungan hak cipta dengan pendekatan yang sangat tegas.

Namun, arah perusahaan mulai berubah mengikuti perkembangan industri kecerdasan buatan. Pada 2023, Getty meluncurkan alat AI generatif miliknya sendiri yang dilatih menggunakan perpustakaan internal Getty dengan dukungan model AI dari NVIDIA.

Seluruh gambar yang dihasilkan dari sistem itu disertai lisensi bebas royalti. Model tersebut memberi kepastian hukum bagi pengguna komersial dan memperlihatkan bahwa Getty mulai melihat peluang bisnis dari AI selama hak lisensi tetap dijaga.

Pola kerja sama dengan perusahaan AI lain

Sebelum menjalin kesepakatan dengan OpenAI, Getty juga telah bekerja sama dengan Perplexity AI pada Oktober 2025. Dalam kolaborasi itu, Perplexity mendapat akses ke pustaka gambar Getty untuk mendukung fitur pencarian visual.

Kerja sama dengan Perplexity disertai syarat penyertaan kredit gambar dan tautan ke sumber asli. Tujuannya jelas, yakni mendorong penggunaan konten visual secara legal di era AI yang terus berkembang.

Mitra Bentuk Kerja Sama Syarat Penting
OpenAI Pustaka visual berlisensi masuk ke hasil pencarian dan respons ChatGPT Belum dijelaskan rinci soal pelatihan model
Perplexity AI Akses pustaka gambar Getty untuk pencarian visual Kredit gambar dan tautan ke sumber asli

Masih ada tanda tanya soal pelatihan model

Meski kemitraan dengan OpenAI sudah diumumkan, Getty belum menjelaskan secara rinci apakah gambar dalam kerja sama terbaru ini juga akan digunakan untuk melatih model AI. Pertanyaan itu penting karena isu hak cipta masih menjadi salah satu perdebatan terbesar di industri AI generatif.

Kehadiran pustaka visual berlisensi di ChatGPT menandai babak baru hubungan antara pengembang AI dan pemilik konten premium. Jika sebelumnya kedua pihak kerap berseberangan soal hak cipta, kini mereka mulai mencari model kerja sama yang saling menguntungkan.

Bagi pengguna ChatGPT, dampaknya kemungkinan terasa pada hasil pencarian yang lebih kaya secara visual, lebih akurat, dan lebih aman dari sisi legalitas penggunaan gambar. Di saat industri AI terus mencari keseimbangan antara inovasi dan perlindungan hak cipta, kesepakatan OpenAI dan Getty Images menjadi salah satu contoh paling jelas dari arah baru itu.

Source: id.mashable.com
Berita Terbaru