Jadwal Operasi Patuh 2026 belum bergerak maju karena Korlantas Polri memilih memberi ruang penuh untuk rangkaian Hari Bhayangkara. Sampai sekarang, waktu baru pelaksanaan operasi itu masih belum diumumkan.
Kepastian penundaan ini disampaikan langsung oleh Kakorlantas Polri, Inspektur Jenderal Polisi Agus Suryonugroho. Ia menegaskan bahwa jajaran kepolisian sedang memusatkan perhatian pada peringatan Hari Bhayangkara agar fokus institusi tidak terbagi.
Keputusan tersebut membuat rencana operasi yang semula dinanti pengendara harus menunggu lebih lama. Penundaan ini bukan perubahan arah kebijakan, melainkan penyesuaian karena agenda internal kepolisian sedang padat.
Setelah rangkaian Hari Bhayangkara selesai, Korlantas Polri baru akan membahas kembali penyesuaian jadwal Operasi Patuh 2026. Artinya, publik masih harus menunggu pengumuman resmi berikutnya untuk mengetahui kapan operasi benar-benar dimulai.
Di tengah penundaan ini, pengendara belum perlu menghadapi razia atau penindakan Operasi Patuh pada jadwal yang sebelumnya diperkirakan. Namun, situasi tersebut tidak berarti pengawasan lalu lintas ikut mengendur.
Operasi Patuh tetap menjadi agenda rutin kepolisian untuk mendorong kepatuhan berlalu lintas. Program ini juga diarahkan untuk menekan pelanggaran dan mengurangi angka kecelakaan di jalan raya.
Dalam pelaksanaannya, operasi itu biasanya menyasar pelanggaran yang berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan. Karena itu, meski jadwalnya mundur, pesan disiplin berkendara tetap sama kuatnya.
Korlantas Polri juga tetap meminta masyarakat menjaga ketertiban saat berkendara. Pengendara diimbau menaati aturan yang berlaku agar risiko pelanggaran dan kecelakaan bisa terus ditekan.
Informasi mengenai Operasi Patuh 2026 sebelumnya juga sempat dikaitkan dengan penggunaan teknologi ETLE dalam penindakan. Kini, perhatian publik bergeser ke satu hal yang paling dinanti, yaitu kapan jadwal baru itu akan diumumkan setelah momentum Hari Bhayangkara selesai.
Source: www.viva.co.id






