Otoritas Kanada memperingatkan bank dan lembaga keuangan setempat agar tidak meremehkan risiko siber dari model AI canggih. Office of the Superintendent of Financial Institutions atau OSFI menilai teknologi seperti Claude Mythos dari Anthropic bisa membuat waktu yang tersedia untuk mitigasi risiko menjadi semakin pendek.
Peringatan itu dikirim lewat email kepada sektor keuangan, termasuk bank, perusahaan asuransi, serta para kepala teknologi, keamanan informasi, dan manajemen risiko. Dalam pernyataannya kepada Reuters, OSFI menegaskan bahwa perhatian pengawas bukan pada teknologinya, melainkan pada cara lembaga keuangan mengatur dan mengelola risiko saat teknologi itu dipakai.
Fokus OSFI pada cara pengelolaan risiko
OSFI menjelaskan bahwa buletin yang dikirimkan berisi panduan dan praktik yang dapat membantu lembaga keuangan mempercepat identifikasi, mitigasi, dan respons terhadap risiko. Regulator itu mengambil pendekatan netral teknologi dan menyorot risiko dari teknologi baru, termasuk model AI tingkat lanjut seperti Mythos.
| Hal yang Disorot | Target Peringatan | Isi Utama |
|---|---|---|
| Model AI canggih | Bank dan lembaga keuangan | Waktu untuk mitigasi risiko efektif bisa makin pendek |
| Buletin OSFI | Industri keuangan | Berisi panduan untuk identifikasi, mitigasi, dan respons risiko |
| Penerima email | Teknologi, keamanan informasi, manajemen risiko, asuransi | Pesan dikirim lebih luas dari sekadar bank |
Pembahasan soal Mythos sudah muncul sejak April
Menurut Reuters, pembahasan soal risiko Mythos di Kanada sudah berlangsung pada awal April. Pertemuan itu melibatkan sejumlah eksekutif bank di Kanada bersama regulator, yang menunjukkan kekhawatiran terhadap penggunaan AI di sektor keuangan sudah muncul lebih dulu.
Pembahasan di Kanada juga terjadi tak lama setelah peringatan keras dari Menteri Keuangan Amerika Serikat Scott Bessent dan Ketua The Fed Jerome Powell. Keduanya disebut bertemu dengan para CEO bank untuk mengingatkan risiko model AI tersebut.
Di sisi lain, bank-bank di Kanada terus menambah investasi di bidang AI. Arah pemanfaatannya juga berubah, dari proyek eksperimental menuju penerapan yang lebih nyata seperti chatbot, alat internal, dan pengurangan ketergantungan pada alat pihak ketiga.
Perkembangan itu menunjukkan AI semakin masuk ke operasi perbankan, tetapi pengawas meminta fokus yang lebih besar pada pengelolaan risikonya. Di tengah adopsi yang makin luas, peringatan OSFI menegaskan bahwa kecepatan inovasi perlu diimbangi dengan kesiapan mitigasi yang lebih cepat dan lebih efektif.
