Pakai Analisis Tubuh Beberapa Hari, Huawei Watch Fit 5 Pro Menilai Risiko Diabetes Pengguna

Author: Redaksi Android62

Huawei Watch Fit 5 Pro menarik perhatian bukan hanya karena tampil lebih premium, tetapi juga karena membawa fitur kesehatan yang jarang ditemukan di smartwatch sekelasnya. Perangkat ini dibanderol Rp 3.999.000 di Indonesia dan menawarkan fitur Diabetes Risk Study yang mencoba membaca risiko diabetes dari data tubuh pengguna.

Fitur tersebut tidak bekerja sebagai alat pengukur gula darah. Huawei menjelaskan bahwa sistemnya menganalisis beberapa indikator tubuh selama beberapa hari pemakaian, lalu menampilkan hasil dalam kategori risiko rendah, sedang, atau tinggi.

Pemantauan kesehatan yang dibuat lebih serius

Diabetes Risk Study menjadi sorotan utama, tetapi Watch Fit 5 Pro juga membawa paket fitur kesehatan yang cukup lengkap. Di dalamnya ada ECG, arterial stiffness detection, pemantauan SpO2, deteksi aritmia gelombang nadi, analisis tidur TruSleep 5.0, serta pemantauan kondisi emosional berbasis HRV.

Kombinasi fitur ini membuat perangkat tersebut terasa lebih dekat ke pemantauan kesehatan harian. Meski begitu, Huawei tetap menempatkannya di ranah kebugaran, bukan sebagai pengganti pemeriksaan medis.

Cara kerja fitur risiko diabetes

Huawei tidak memosisikan fitur ini sebagai alat cek glukosa langsung. Sistem pada jam ini mengandalkan detak jantung, kualitas tidur, aktivitas harian, dan perubahan fisiologis lain yang terkumpul selama beberapa hari penggunaan.

Data tersebut kemudian diolah menjadi indikator risiko yang mudah dibaca pengguna. Hasil akhirnya disajikan sederhana agar pemilik jam bisa mendapat gambaran awal tentang kondisi tubuhnya.

Desain kotak yang naik kelas

Watch Fit 5 Pro masih mempertahankan bentuk kotak khas seri Watch Fit. Bedanya, Huawei memberi sentuhan material yang lebih premium lewat bezel titanium alloy, bodi aluminium aviation-grade, dan sapphire glass 2,5D pada layar.

Untuk varian putih, Huawei juga memakai lapisan keramik khusus yang diklaim meningkatkan kepadatan dan daya tahan. Bobotnya sekitar 30,4 gram tanpa strap dengan ketebalan 9,5 mm, sehingga tetap nyaman dipakai harian.

Layar AMOLED yang lebih terang

Bagian depan smartwatch ini menggunakan panel AMOLED LTPO 1,92 inci. Layarnya mendukung refresh rate adaptif hingga 60 Hz dan tingkat kecerahan yang diklaim mencapai 3.000 nits.

Huawei juga menyebut bezel perangkat ini sekitar 1,8 mm dan dibuat lebih tipis dibanding generasi sebelumnya. Perubahan itu membuat area pandang terasa lebih lega tanpa mengubah karakter desain kotaknya.

Fitur olahraga dan konektivitas

Huawei Watch Fit 5 Pro berjalan dengan HarmonyOS 6.1. Perangkat ini dibekali Bluetooth 6.0, NFC, speaker, mikrofon, GPS dual-band 6 satelit GNSS, peta offline, dan dukungan aplikasi olahraga pihak ketiga seperti Strava.

Untuk aktivitas fisik, smartwatch ini menyediakan lebih dari 100 mode latihan. Daftarnya mencakup badminton, tenis, pickleball, golf, trail running, cycling, hingga free diving sampai kedalaman 40 meter.

Perangkat ini juga mengantongi sertifikasi tahan air 5 ATM. Artinya, jam masih bisa dipakai untuk aktivitas renang.

Baterai, memori, dan harga

Huawei menanamkan memori internal 64 GB dan baterai 471 mAh pada Watch Fit 5 Pro. Perusahaan mengklaim daya tahannya bisa mencapai 10 hari dalam skenario penggunaan tertentu dan sekitar 7 hari untuk penggunaan normal.

Pengisian daya penuh disebut memakan waktu sekitar satu jam. Selain itu, pengguna yang memakai perangkat yang kompatibel bisa menerima balas pesan dan panggilan Bluetooth, serta menambahkan aplikasi lain melalui AppGallery di Huawei Health.

Huawei Watch Fit 5 Pro dijual resmi di Indonesia mulai dari Rp 3.999.000 untuk varian Black dan Green. Smartwatch ini menonjol karena menggabungkan desain yang lebih premium, fitur olahraga lengkap, dan pemantauan kesehatan yang dibuat lebih serius daripada seri kebanyakan.

Source: yoursay.suara.com
Berita Terbaru