Pasar Sibolga Nauli Hangus Terbakar, Pedagang Menunggu Langkah Cepat Pemerintah

Pasar Sibolga Nauli di Kota Sibolga, Sumatera Utara, hangus dilalap api pada Sabtu malam dan menyisakan puing-puing kios yang terbakar. Hingga Minggu dini hari, petugas pemadam kebakaran masih berupaya memadamkan titik api yang belum sepenuhnya padam.

Di lokasi yang dipenuhi asap pekat, para pedagang hanya bisa menyaksikan kios mereka rata dengan tanah sambil mencoba mencari barang dagangan yang masih dapat diselamatkan. Situasi itu membuat harapan akan kepastian tempat berjualan kembali menguat di tengah duka kehilangan tempat usaha.

Upaya Pemadaman Dikerahkan dengan Banyak Armada

Kepala Bidang Kebakaran pada Satuan Polisi Pamong Praja Kota Sibolga, Hendra Tobing, menyampaikan laporan kebakaran diterima pada Sabtu pukul 21.34 WIB. Setelah itu, seluruh personel langsung dikerahkan untuk mencegah api merembet ke bangunan lain di sekitar pasar.

Sedikitnya lima unit mobil pemadam milik Pemerintah Kota Sibolga diterjunkan ke lokasi. Bantuan juga datang dari berbagai pihak, termasuk dua unit mobil pemadam milik Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah, satu unit mobil pemadam milik Mujur Timber, dua unit mobil suplai air milik PDAM Sibolga, serta tiga unit mobil pemadam milik LHKP.

Armada yang DikerahkanJumlahSumber
Mobil pemadam Pemkot Sibolga5 unitPemkot Sibolga
Mobil pemadam Pemkab Tapanuli Tengah2 unitPemkab Tapanuli Tengah
Mobil pemadam Mujur Timber1 unitMujur Timber
Mobil suplai air PDAM Sibolga2 unitPDAM Sibolga
Mobil pemadam LHKP3 unitLHKP

Hingga laporan ini diturunkan, belum ada keterangan mengenai korban jiwa. Jumlah kios yang terbakar dan besaran kerugian juga masih belum dapat dipastikan karena pendataan masih berlangsung.

Pemerintah Fokus Padamkan Api Lebih Dulu

Wali Kota Sibolga, Akhmad Syukri Nazry Penarik, turun langsung meninjau lokasi kebakaran dan menegaskan bahwa pemerintah masih memprioritaskan pemadaman sebelum mengambil langkah berikutnya. Ia mengatakan, “Kami akan melakukan kajian setelah proses pemadaman selesai”.

Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan aparat berwenang. Di tengah reruntuhan bangunan, bara api sesekali masih terlihat dan asap tebal belum sepenuhnya hilang dari area pasar.

Setelah proses pemadaman selesai, pemerintah akan melakukan kajian untuk menentukan langkah lanjutan bagi kawasan yang terdampak. Bagi para pedagang, perhatian utama kini adalah kepastian agar aktivitas ekonomi di pasar bisa kembali berjalan.

Source: mediaindonesia.com
Berita Terkait