Pasha Ungu mengingatkan Kiesha Alvaro untuk tidak terus berpindah dari satu proyek ke proyek lain tanpa waktu jeda. Pesan itu disampaikan karena sang putra kini semakin sibuk menjalani pekerjaan di industri perfilman Indonesia.
Menurut Pasha, ritme kerja yang padat perlu diimbangi dengan waktu untuk memulihkan pikiran dan perasaan. Ia meminta Kiesha tetap menikmati hasil kerja yang telah diraihnya, bukan hanya mengejar pekerjaan berikutnya.
Menjaga Jeda di Tengah Kesibukan
Pasha menilai pekerjaan seni peran membutuhkan tenaga besar dan memiliki ritme yang berbeda dengan profesinya sebagai musisi. Karena itu, ia memberi perhatian pada kondisi fisik maupun mental Kiesha saat jadwal pekerjaan datang beruntun.
“Ayah cuma titip kamu jaga kesehatan, jangan lupa nikmatin. Jangan lupa nikmatin hasil kerjanya juga harus dinikmati,” kata Pasha saat ditemui di Kuningan, Jakarta Selatan.
Ia juga menekankan perlunya ruang istirahat setelah menyelesaikan sebuah pekerjaan. Jeda tersebut, menurut Pasha, dapat membantu Kiesha menyegarkan kembali pikiran serta menetralisir perasaan.
“Jangan dari satu project ke project yang lain gak ada jedanya. Harus ada spasinya gitu kan, biar me-refresh lagi, menetralisir lagi pikiran, perasaan,” ujar Pasha.
Kiesha Kian Mandiri Menjalani Karier
Kiesha Alvaro belakangan aktif mengambil proyek perfilman, termasuk pekerjaan yang mengharuskannya berada di luar kota. Kondisi itu membuatnya perlu meninggalkan keluarga dalam waktu yang tidak singkat untuk menuntaskan tanggung jawabnya.
Bagi Pasha, langkah tersebut memperlihatkan perkembangan kemandirian putranya dalam meniti karier. Ia memandang aktivitas kerja di luar kota sebagai bagian dari tanggung jawab yang kini semakin besar diemban Kiesha.
Dalam laporan hot.detik.com, Pasha menyebut dirinya telah melihat potensi besar pada Kiesha sejak putranya masih kecil. Ia bahkan menilai Kiesha sudah seperti bintang besar sejak usia dini.
Keteguhan yang Dianggap Warisan Karakter
Selain menyoroti ritme kerja, Pasha juga mengakui adanya kemiripan sifat antara dirinya dan Kiesha. Ia melihat putranya memiliki karakter kuat dalam memegang prinsip, yang terkadang tampak sebagai keras kepala.
Pasha tidak memandang sifat tersebut semata-mata sebagai kekurangan. Baginya, keteguhan itu dapat menjadi kekuatan mental bagi Kiesha dalam menghadapi tuntutan dunia hiburan.
“Itu bapaknya. Itu sisi bapaknya kali ya, turun ke dia. Ada gitu-gitunya di Kiesha, tapi gak apa-apa lah kan dia enjoy,” kata Pasha. Perhatian terhadap kesehatan dan jeda kerja menjadi bentuk dukungan Pasha terhadap perjalanan Kiesha di dunia seni peran.
Source: hot.detik.com






