Justin Bieber memilih set akustik yang ringkas di tengah kemegahan halftime show Final Piala Dunia FIFA 2026. Pilihan itu sekaligus menempatkan koleksi merek fesyennya, SKYLRK, di panggung olahraga dengan jangkauan audiens global.
Penyanyi asal Kanada tersebut tampil di MetLife Stadium, New Jersey, Amerika Serikat, pada Minggu (19/7/2026). Ia membawakan “Everything Hallelujah” dengan vokal dan gitar akustik, tanpa mengandalkan koreografi besar maupun tata panggung yang ramai.
Kontras itu menjadi elemen utama penampilannya karena halftime show juga diisi musik dance-pop dan produksi berskala besar. Set sederhana Bieber mengarahkan perhatian pada vokal, permainan gitar, serta busana yang dikenakannya.
Menurut Vogue, seluruh tampilan Bieber memuat sejumlah item dari SKYLRK. Salah satu yang paling menonjol ialah kemeja hijau dekonstruksi yang dibuat khusus untuk penampilan tersebut.
Rincian busana yang dikenakan Bieber
| Item | Model atau Warna | Detail |
|---|---|---|
| Kemeja | Hijau dekonstruksi | Dibuat khusus untuk penampilan |
| Polo | Putih berkerah | Memiliki potongan longgar |
| Celana pendek | Denim oversized | Menguatkan gaya khas Bieber |
| Kaus kaki | Putih bertekstur | Melengkapi tampilan santai |
| Sepatu kets | Krem, Matter Daddy | Model baru dari SKYLRK |
Kemeja hijau itu dipadukan dengan polo putih berkerah yang berpotongan longgar. Bieber kemudian menambahkan celana pendek denim oversized, kaus kaki putih bertekstur, dan sepatu kets rendah berwarna krem.
Sepatu yang digunakan merupakan Matter Daddy, model baru dari SKYLRK. Model ini diperkenalkan pada akhir pekan yang sama dengan penampilan Bieber di final.
Pilihan tersebut berbeda dari kostum penuh ornamen yang lazim digunakan musisi dalam pertunjukan berskala besar. Namun, pendekatan kasual itu membuat identitas produk SKYLRK terlihat konsisten dengan gaya personal Bieber.
Bagian dari aktivitas akhir pekan di New York
Penampilan di MetLife Stadium bukan satu-satunya kegiatan Bieber yang terkait dengan SKYLRK pada akhir pekan itu. Beberapa hari sebelumnya, ia membuka gerai pop-up eksklusif merek tersebut di New York.
Gerai sementara itu menawarkan pakaian, alas kaki, dan pengeras suara portabel. Kehadirannya memperluas perhatian terhadap produk SKYLRK sebelum Bieber membawa merek tersebut ke panggung Final Piala Dunia.
Bieber juga muncul secara mengejutkan di Fanatics Fest dalam periode yang sama. Dalam kesempatan itu, ia membawakan lagu “Yukon” tanpa mengenakan atasan.
“Everything Hallelujah” yang dibawakan di final berasal dari album Swag II yang dirilis pada 2025. Penampilan Bieber diawali dengan gimik bersama karakter Ted Lasso sebelum ia memasuki set akustiknya.
Halftime show Final Piala Dunia FIFA 2026 turut menghadirkan Shakira, Madonna, dan BTS. Di antara nama-nama tersebut, Bieber menempuh pendekatan berbeda dengan menjadikan panggung minimalis sebagai ruang presentasi musik sekaligus busana SKYLRK.
Source: www.cnbcindonesia.com






