Update Mei untuk Windows 11 datang membawa dua wajah sekaligus: sejumlah fitur baru yang langsung terasa saat dipakai, dan satu tenggat keamanan yang tidak bisa diabaikan. Di sisi yang menarik, Xbox mode kini dibuka lebih luas untuk pengguna Windows 11 24H2 dan 25H2, sementara di sisi lain administrator TI mulai dikejar waktu terkait masa kedaluwarsa sertifikat Secure Boot.
Paket kumulatif KB5083631 menjadi bagian dari Patch Tuesday Mei 2026 untuk Windows 11. Pembaruan ini ditujukan untuk OS Build 26100.8328 dan 26200.8328, serta wajib dipasang pada versi 24H2 dan 25H2.
Xbox mode akhirnya hadir lebih luas
Fitur yang paling menonjol dari gelombang update ini adalah Xbox mode. Microsoft kini menyediakannya untuk seluruh pengguna Windows 11 24H2 dan 25H2, setelah sebelumnya hanya tersedia lewat preview opsional pada 30 April.
Mode ini menghadirkan dashboard gim layar penuh yang berfokus pada kontroler. Pengguna laptop, desktop, tablet, hingga handheld PC dapat membukanya melalui Settings, lalu Gaming, kemudian Xbox mode, atau memakai pintasan Windows + F11.
File Explorer ikut mendapat perapihan
Selain fokus ke pengalaman bermain, Microsoft juga membenahi File Explorer. Perusahaan menargetkan gangguan yang muncul saat login dan ketika berinteraksi dengan taskbar, supaya penggunaan harian terasa lebih stabil.
Pengaturan tampilan dan urut kini tetap tersimpan setelah folder di Downloads dan Documents ditutup lalu dibuka kembali. Ada juga tombol baru bertuliskan “Preview anyway” untuk file yang diunduh.
Di sisi lain, dukungan arsip bawaan diperluas ke format UU, CPIO, XAR, dan NuGet. Microsoft juga menyebut File Explorer kini berjalan lebih cepat dari sebelumnya.
Dukungan stylus dan multitasking bergerak maju
Pembaruan Mei ini juga membawa haptic feedback untuk stylus dan pen yang kompatibel. Dukungan itu mencakup Surface Slim Pen 2, ASUS Pen 3.0, dan MSI Pen 2.
Umpan balik taktil dapat muncul saat melakukan aksi dasar seperti snap jendela, mengubah ukuran, dan merapikan objek. Pengaturannya tersedia di Settings, lalu Bluetooth and devices.
Di Taskbar, area pemantauan agen AI juga mulai digulirkan bersama update ini. Fitur tersebut pada awalnya terhubung dengan Microsoft 365 Copilot Researcher agent, menampilkan progres langsung saat laporan dibuat, lalu memberi notifikasi ketika proses selesai.
FAT32 dan Drop Tray ikut berubah
Perubahan kecil lain yang ikut hadir terasa cukup penting bagi sebagian pengguna. Microsoft memperluas dukungan FAT32 hingga volume 2TB, sehingga batas lama 32GB tidak lagi menjadi penghalang.
Sementara itu, Drag Tray resmi berganti nama menjadi Drop Tray. Pengaturannya kini dipindahkan ke Settings, lalu System, kemudian Multitasking.
Peringatan Secure Boot mulai mendesak
Di balik sederet pembaruan tersebut, ada pengingat keamanan yang jauh lebih sensitif. Sertifikat asli Secure Boot yang diterbitkan pada 2011 dan dipakai oleh sebagian besar perangkat Windows buatan 2012 sampai 2025 akan kedaluwarsa pada 26 Juni 2026.
Setelah tanggal itu, perangkat Windows yang belum menerima sertifikat Secure Boot terbaru akan masuk ke kondisi keamanan yang terdegradasi pada hari berikutnya. Microsoft sudah mulai memindahkan sertifikat sejak Februari 2026, dan pembaruan Mei ini menjadi bagian lanjutan dari proses tersebut.
Karena itu, administrator TI diminta memastikan armada perangkat mereka sudah menerima sertifikat terbaru sesegera mungkin. Microsoft menilai menunggu hingga Patch Tuesday Juni bukan langkah yang ideal untuk deployment ini.
Ada satu masalah yang sudah diketahui
KB5083631 sejauh ini hanya tercatat memiliki satu isu yang sudah diketahui. Perangkat Windows Server 2025 dengan konfigurasi Group Policy BitLocker yang tidak direkomendasikan dapat masuk ke BitLocker recovery setelah pembaruan dipasang.
Dalam skenario tersebut, recovery key perlu dimasukkan saat restart pertama. Administrator perusahaan disarankan memeriksa konfigurasi kebijakan BitLocker sebelum mendorong update ini ke server produksi, sementara Microsoft menyebut belum ada masalah lain yang diketahui sejauh ini.
Di saat tenggat keamanan semakin dekat, pembaruan Mei ini jadi penting bukan hanya karena fitur baru yang lebih terasa, tetapi juga karena memastikan perangkat tetap berada pada jalur perlindungan yang benar. Microsoft diperkirakan merilis rincian lengkap CVE yang ditangani lewat buletin keamanan Mei setelah distribusi Patch Tuesday dimulai.
