Di antara tiga skutik Honda berkelir Hijau Glossy, Honda PCX 160 Phenomenal Green paling kuat jika ukuran utamanya adalah kelengkapan. Skutik ini menawarkan paket paling utuh untuk pengendara yang mengejar kenyamanan, fitur, dan kemampuan pakai harian yang lebih luas.
Keunggulan PCX 160 langsung terlihat dari sisi akomodasi dan rasa berkendara. Bagasi 30,5 liter menjadi yang terbesar di antara ketiganya, bahkan disebut sanggup menampung helm dan jas hujan sekaligus, sementara posisi duduknya memberi ruang selonjoran ala jet ski.
PCX 160: paling lengkap untuk jarak dekat hingga jauh
Honda membekali PCX 160 dengan mesin 160cc 4-katup eSP+ yang juga dipakai Stylo. Mesin ini membuat responsnya tetap sigap saat dipakai di lalu lintas padat maupun untuk perjalanan antarkota.
Dari sisi keamanan dan stabilitas, PCX juga tampil paling serius. Model ini memakai velg belang, shockbreaker ganda, cakram ganda, dan Honda Selectable Torque Control atau HSTC untuk membantu mencegah ban selip di jalan licin.
PCX 160 menjadi satu-satunya model dalam trio ini yang sudah memiliki lampu hazard bawaan pabrik. Namun, semua kelebihan itu datang bersama harga yang paling tinggi di kelompoknya.
Stylo 160: retro kuat, tetap bertenaga
Jika arah pencarian lebih condong ke gaya, Honda Stylo 160 Royal Green masuk sebagai opsi yang sangat menonjol. Model ini membawa nuansa retro yang kental, tetapi tetap ditopang mesin 160cc 4-katup eSP+ sehingga tidak hanya mengandalkan tampilan.
Karakter Stylo cocok untuk pengguna yang ingin terlihat berbeda tanpa mengorbankan tenaga. Tenaganya disebut lebih dari cukup untuk kebutuhan harian di kota, dan masih nyaman pula untuk perjalanan jarak jauh.
Kesan nyaman juga datang dari kaki-kaki yang dipakai. Stylo menggunakan velg ring 12 dengan profil ban super tebal, sehingga bantingannya disebut sangat empuk.
Untuk pengereman, Stylo sudah dibekali rem cakram ganda dan ABS. Posisi duduknya dibuat tegak ala skutik Eropa klasik, sementara bagasi 18 liter masih cukup praktis untuk kebutuhan harian meski tidak sebesar PCX.
Scoopy Stylish: paling masuk akal untuk komuter
Berbeda dengan dua saudaranya yang bermain di kelas 160cc, Honda Scoopy Stylish justru mengarah ke efisiensi. Skutik ini memakai mesin 110cc yang difokuskan pada hemat bahan bakar, sehingga lebih pas untuk mobilitas rutin di area perkotaan.
Scoopy unggul lewat bobot bodi yang ringan dan karakter yang lincah. Suspensinya memakai model tunggal khas motor perkotaan, membuatnya mudah diajak bermanuver di gang sempit maupun jalan yang padat.
Soal ruang simpan, Scoopy memang paling terbatas di antara ketiganya. Meski begitu, tangki bensin 4,2 liter masih dinilai cukup untuk kebutuhan jarak dekat dan penggunaan sehari-hari.
Harga menjadi daya tarik paling kuat dari Scoopy Stylish. Varian ini dipasarkan Rp 23,906 juta, jauh lebih rendah dibanding Stylo 160 ABS yang ada di Rp 32,436 juta dan PCX 160 ABS yang mencapai Rp 38,351 juta.
Hijau Glossy yang sama, karakter yang tidak sama
Warna Hijau Glossy memberi kesan premium pada ketiga model ini. Finishing berkilau seperti ini juga dianggap lebih praktis karena lebih mudah dibersihkan dan lebih baik dalam menyamarkan debu dibanding warna matte.
Meski sama-sama mengusung warna yang serupa, ketiganya jelas berada di jalur yang berbeda. Perbedaan itu terlihat dari mesin, kaki-kaki, bagasi, posisi duduk, sampai banderol masing-masing.
Karena itu, pilihan terbaik sangat bergantung pada kebutuhan pengendara. PCX 160 paling unggul untuk yang mengutamakan kelengkapan, Stylo 160 menarik bagi pencinta retro bertenaga, sedangkan Scoopy Stylish tetap paling rasional untuk komuter yang ingin hemat dan lincah.
