Para pedagang ayam potong di tepi Jalan Jendral Sudirman, Kelurahan Pasar Permiri, Kecamatan Lubuk Linggau Barat II, masih menunggu kepastian terkait kabar pemindahan ke Pasar Bukit Sulap. Hingga kini, mereka mengaku belum menerima pemberitahuan resmi dari pihak terkait.
Seorang pedagang yang enggan disebutkan namanya mengatakan, isu relokasi itu baru ia dengar dari percakapan antarpedagang. Karena belum ada penjelasan resmi, aktivitas jual beli tetap berlangsung seperti biasa di lapak yang selama ini mereka tempati.
Lokasi lama masih menjadi tumpuan
Pedagang tersebut menyebut sudah lama berjualan di kawasan pinggir jalan itu. Selama ini, ia tidak dikenakan biaya sewa lapak karena menempati area tepi jalan, meski tetap ikut membayar biaya kebersihan.
Untuk iuran keamanan, para pedagang disebut hanya memberikan secara sukarela dan tidak dipungut secara rutin. Situasi itu membuat kabar pemindahan ke lokasi baru ikut memunculkan pertanyaan soal kelanjutan tempat berjualan mereka.
| Aspek | Kondisi Saat Ini | Catatan Pedagang |
|---|---|---|
| Lokasi berjualan | Tepi Jalan Jendral Sudirman, Pasar Permiri | Sudah lama ditempati |
| Biaya lapak | Tidak dikenakan sewa | Berada di pinggir jalan |
| Iuran kebersihan | Ada | Pedagang ikut berpartisipasi |
| Iuran keamanan | Sukarela | Tidak dipungut rutin |
Kapasitas Pasar Bukit Sulap ikut disorot
Di tengah kabar relokasi, muncul kekhawatiran bahwa Pasar Bukit Sulap memiliki ruang yang lebih terbatas. Pedagang itu menilai area pasar baru belum tentu mampu menampung seluruh pedagang bila pemindahan dilakukan dalam jumlah besar.
Selain soal kapasitas, beban biaya juga menjadi perhatian utama. Jika di lokasi baru pedagang diwajibkan membayar sewa lapak, mereka menilai hal itu akan menambah tekanan bagi pedagang kecil yang menggantungkan penghasilan harian dari jualan.
Meski demikian, para pedagang menyatakan tetap akan mengikuti kebijakan pemerintah bila pemindahan benar-benar diterapkan. Mereka hanya berharap ada penyampaian resmi terlebih dahulu agar tidak berkembang spekulasi di lapangan.
Isu penataan pedagang Pasar Inpres dan Pasar Bukit Sulap sebelumnya juga disorot oleh linggaupos.bacakoran.co. Namun bagi pedagang ayam di Pasar Permiri, kepastian dari pihak terkait masih menjadi hal paling penting sebelum mereka memutuskan langkah berikutnya.







