Pengguna Snapdragon 8 Elite Kurang Untung, Snapdragon 8 Gen 5 Masih Belum Paling Kencang

Author: Redaksi Android62

Snapdragon 8 Gen 5 memang membawa angka yang kuat, tetapi posisinya belum cukup untuk langsung disebut lebih baik dari Snapdragon 8 Elite. Dalam pengujian yang memakai perangkat dari merek yang sama, chipset ini justru masih berada sedikit di bawah Elite pada performa total, meski sudah jauh meninggalkan Snapdragon 8 Gen 3.

Perbedaan itu membuat keputusan upgrade tidak bisa disamaratakan. Bagi pemilik Snapdragon 8 Gen 3 atau chipset yang lebih lama, Snapdragon 8 Gen 5 menawarkan lonjakan yang terasa, tetapi bagi pengguna Snapdragon 8 Elite, perpindahan ke chip baru ini tidak memberi alasan yang cukup kuat.

Performa harian naik, tetapi puncaknya belum terlewati

Di Geekbench 6, Snapdragon 8 Gen 5 mencatat skor single-core 2.837 dan multi-core 9.352. Snapdragon 8 Elite masih unggul tipis pada single-core dengan 3.026, sementara multi-core-nya berada di 9.306, dan Snapdragon 8 Gen 3 tertinggal di 2.243 serta 6.591.

Hasil itu menunjukkan bahwa Snapdragon 8 Gen 5 sudah melompati Snapdragon 8 Gen 3 dengan jarak yang besar. Namun, chip ini belum berhasil merebut posisi teratas karena Snapdragon 8 Elite tetap lebih kuat saat kecepatan puncak dibutuhkan.

Gambaran yang sama juga muncul di AnTuTu. Snapdragon 8 Gen 5 mengoleksi skor total 2.961.236, sedangkan Snapdragon 8 Elite sedikit lebih tinggi dengan 2.994.563, lalu Snapdragon 8 Gen 3 ada di 2.274.520.

Jika dijabarkan lebih rinci, bagian CPU justru menempatkan Snapdragon 8 Gen 5 sekitar 6 persen di atas Snapdragon 8 Elite. Meski begitu, pada GPU chip ini masih tertinggal sekitar 12 persen dari Elite, walau tetap unggul 22 persen atas Snapdragon 8 Gen 3.

Arsitektur baru jadi alasan utama lonjakan

Salah satu faktor penting di balik peningkatan ini adalah proses fabrikasi yang dipakai. Snapdragon 8 Gen 5 diproduksi dengan proses TSMC 3nm N3P, yang disebut memberi efisiensi dan performa sedikit lebih baik dibanding N3E 3nm pada Snapdragon 8 Elite, dan jelas lebih maju daripada N4P 4nm milik Snapdragon 8 Gen 3.

Dari sisi inti pemrosesan, Snapdragon 8 Gen 5 dan Snapdragon 8 Elite sama-sama memakai inti kustom Oryon. Snapdragon 8 Gen 3 masih bergantung pada inti ARM, sehingga lonjakan generasi terasa lebih besar pada chip yang lebih baru ini.

Meski begitu, Snapdragon 8 Elite tetap memegang keunggulan pada clock speed yang lebih tinggi. Kondisi tersebut membuat Elite masih lebih nyaman untuk beban singkat yang butuh dorongan cepat dan stabil.

Gaming kuat, tetapi bukan yang paling ekstrem

Untuk bermain game, Snapdragon 8 Gen 5 tetap menawarkan kinerja yang meyakinkan. Chip ini memakai Adreno 829, yang digambarkan sebagai GPU modern dan lebih terjangkau, sehingga masih sanggup menangani game berat maupun emulator.

Namun, posisinya masih ada di bawah Snapdragon 8 Elite yang membawa Adreno 830. Artinya, pengguna yang mengejar setelan grafis paling tinggi, ray tracing, dan frame rate yang lebih stabil dalam durasi panjang masih lebih diuntungkan oleh Elite.

Pada penggunaan seperti itu, Snapdragon 8 Gen 5 tetap kompeten, tetapi belum menjadi pilihan paling ideal. Selisihnya mungkin tidak terlalu jauh di semua kondisi, namun kelas flagship tetap menempatkan Elite di atasnya untuk kebutuhan paling agresif.

AI dan kamera justru memberi karakter berbeda

Di sisi AI, jarak Snapdragon 8 Gen 5 dan Snapdragon 8 Elite disebut tidak sejauh perbedaan pada GPU. Keduanya sama-sama membawa konfigurasi Hexagon NPU yang sangat mirip, lengkap dengan dukungan AI di perangkat dan multimodal generative AI.

Bagian kamera justru menjadi salah satu hal paling menarik dari Snapdragon 8 Gen 5. Chip ini membawa triple AI ISP 20-bit yang disebut memberi ruang lebih besar untuk HDR, denoising, dan pemrosesan warna dibanding ISP 18-bit pada Snapdragon 8 Elite dan Snapdragon 8 Gen 3.

Dukungan kameranya juga tetap tinggi, termasuk sensor tunggal hingga 320MP, perekaman video 4K 120fps, dan real-time semantic segmentation tanpa batas. Kombinasi ini membuat Snapdragon 8 Gen 5 terasa sangat menarik untuk ponsel yang menonjolkan fotografi komputasional.

Konektivitas melompat, terutama dari generasi lama

Pada bagian konektivitas, Snapdragon 8 Gen 5 membawa paket yang sama seperti Snapdragon 8 Elite. Keduanya memakai modem Snapdragon X80 5G dengan kecepatan unduh puncak 10Gbps, Wi‑Fi 7 hingga 5.8Gbps, dan Bluetooth 6.0.

Dibanding Snapdragon 8 Gen 3, pembaruan ini terasa cukup besar. Chip tersebut masih menggunakan Bluetooth 5.4 dan modem Snapdragon X75 5G, sehingga ada peningkatan jelas di sisi jaringan dan konektivitas nirkabel.

Karena itu, pengguna Snapdragon 8 Gen 3 atau yang lebih lama akan merasakan manfaat paling nyata dari Snapdragon 8 Gen 5. Mereka berpotensi mendapat peningkatan sekitar 20 persen pada CPU dan GPU, disertai pembaruan di AI, ISP, dan konektivitas yang lebih modern.

Sebaliknya, bagi pengguna Snapdragon 8 Elite, perpindahan ke Snapdragon 8 Gen 5 tidak menawarkan peningkatan performa mentah yang cukup besar. Dalam konteks itu, chip baru ini lebih terasa sebagai langkah samping ketimbang lompatan yang benar-benar mengubah pengalaman flagship.

Source: www.gizmochina.com
Berita Terbaru