Persaingan Gelar Super League Makin Tajam, Borneo FC Kini Setara Poin Persib Tetapi Tertinggal Head-To-Head

Author: Redaksi Android62

Persaingan gelar Super League kembali berada di titik paling panas setelah Borneo FC menyamai perolehan poin Persib Bandung. Keduanya kini sama-sama mengoleksi 72 poin, tetapi posisi puncak masih milik Persib karena unggul head-to-head.

Situasi itu membuat jalan menuju titel juara semakin sempit bagi dua tim teratas. Dengan kompetisi hanya menyisakan tiga pertandingan, setiap hasil laga berikutnya berpotensi langsung mengubah arah klasemen.

Borneo FC sendiri menjaga peluang itu tetap hidup lewat kemenangan 2-0 atas Persita Tangerang di Stadion Segiri, Samarinda. Tambahan tiga poin dari pekan ke-31 itu membuat Pesut Etam menempel ketat Persib dalam perburuan gelar.

Borneo FC memanfaatkan peluang sejak awal

Laga kontra Persita berjalan sesuai rencana tuan rumah setelah Mariano Peralta membuka keunggulan pada menit ke-37. Ia melepaskan tembakan terarah ke sudut gawang yang gagal dijangkau Igor Rodrigues.

Keunggulan 1-0 membuat Borneo FC tampil lebih tenang hingga turun minum. Mereka mengendalikan tempo permainan dan terus menjaga tekanan kepada lawan di sepanjang babak kedua.

Peluang Borneo FC semakin terbuka lebar ketika Persita harus bermain dengan 10 orang. Royco Rodrigues menerima kartu merah pada menit ke-58, dan situasi itu langsung menguntungkan tim asuhan Pieter Huistra.

Gol penutup datang di menit akhir

Dengan keunggulan jumlah pemain, Borneo FC terus mendorong serangan dan menjaga intensitas sampai akhir laga. Upaya itu berbuah pada menit ke-88 saat Muhammad Sihran mencetak gol kedua.

Skor 2-0 menutup pertandingan dan memastikan Borneo FC pulang dengan kemenangan penting. Hasil ini bukan hanya menambah poin, tetapi juga menegaskan bahwa mereka masih sangat relevan dalam perebutan gelar.

Namun, tambahan poin itu belum cukup untuk menggusur Persib dari puncak klasemen. Penentu utamanya ada pada catatan pertemuan, dan Persib masih unggul setelah bermain imbang 1-1 di Samarinda serta menang 3-1 pada duel sebelumnya di kandang sendiri.

Sisa jadwal jadi penentu

Dengan selisih poin yang sudah hilang, perhatian kini beralih ke tiga laga terakhir masing-masing tim. Borneo FC masih harus menghadapi Bali United, Persijap Jepara, dan Malut United.

Persib juga tidak akan mendapat jalur mudah karena harus meladeni Persija Jakarta, PSM Makassar, dan Persijap Jepara. Rangkaian itu menjadi ujian berat yang bisa menentukan siapa yang bertahan sampai pekan penutup.

Persija sendiri saat ini berada di peringkat ketiga dengan 65 poin. Tim ibu kota itu dijadwalkan menjamu Persib di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 10 Mei 2026.

Peralta kembali jadi pembeda

Di tengah persaingan yang makin ketat, Mariano Peralta kembali menunjukkan peran pentingnya bagi Borneo FC. Golnya ke gawang Persita membuat koleksi musim ini naik menjadi 16 gol.

Catatan itu menempatkannya sejajar dengan Alex Martin dari Dewa United, meski masih berada di bawah David da Silva dari Malut United yang memimpin daftar pencetak gol dengan 22 gol. Bagi Borneo FC, kontribusi Peralta tetap sangat berarti karena ia menjadi salah satu andalan lini depan pada putaran kedua.

Pemain asal Argentina yang memulai karier di San Lorenzo itu terus memberi dampak besar untuk Pesut Etam. Ketajamannya kini ikut menjadi modal utama saat Borneo FC memasuki fase paling krusial dalam perburuan juara.

Papan klasemen juga bergerak di bawah

Di laga lain, Madura United menang 2-0 atas Bali United di Stadion Gelora Ratu Pamelingan. Hasil itu membawa Madura United naik ke posisi 14, sedangkan Bali United tertahan di peringkat kedelapan.

Pekan ke-31 memperlihatkan betapa ketatnya kompetisi, bukan hanya di puncak klasemen. Tekanan juga masih terasa di papan bawah, sehingga setiap poin tetap bernilai besar bagi banyak tim.

Berita Terbaru