Raymond/Joaquin Kejar Ketertinggalan, Singkirkan Juara Dunia 2021 dan Tembus Semifinal Indonesia Open

Author: Redaksi Android62

Raymond Indra/Nikolaus Joaquin memastikan langkah ke semifinal Polytron Indonesia Open 2026 setelah menundukkan juara dunia 2021, Takuro Hoki/Yugo Kobayashi. Pasangan muda Indonesia itu menang dalam duel tiga gim yang berlangsung sangat ketat dengan skor 16-21, 24-22, dan 21-18.

Hasil tersebut tidak lahir dari pertandingan yang mulus. Raymond/Joaquin sempat berada dalam tekanan besar, bahkan tertinggal cukup jauh di gim penentuan, sebelum akhirnya mampu membalikkan keadaan pada momen paling krusial.

Pertarungan ketat sejak awal

Laga ini langsung menyajikan tempo tinggi karena lawan yang dihadapi bukan pasangan sembarangan. Raymond/Joaquin baru pertama kali bertemu Hoki/Kobayashi di lapangan, sehingga mereka harus cepat menyesuaikan diri dengan pola permainan lawan.

Situasi itu membuat permainan berlangsung hati-hati pada fase awal. Raymond juga menyebut kondisi lapangan ikut memberi tantangan karena berbeda dari hari sebelumnya.

Gim kedua jadi titik balik

Setelah kehilangan gim pertama, Raymond/Joaquin mulai menemukan ritme pada gim kedua. Mereka sempat memimpin 12-7 dan terlihat punya peluang untuk menutup pertandingan lebih cepat.

Namun, Hoki/Kobayashi tidak membiarkan keunggulan itu bertahan lama. Skor terus merapat hingga 18-18, dan pertarungan poin demi poin makin terasa menegangkan.

Di fase seperti itu, setiap reli menjadi penting. Raymond/Joaquin tetap menjaga agresivitas agar laga tidak lepas dari kendali mereka, dan hasilnya pertandingan harus ditentukan lewat gim ketiga.

Bangkit dari ketertinggalan jauh

Drama terbesar muncul pada gim penentuan. Raymond/Joaquin sempat tertinggal cukup jauh ketika pasangan Jepang mulai mendominasi, tetapi keadaan berubah saat lawan membuat beberapa kesalahan sendiri.

Joaquin menilai detail kecil menjadi pembeda dalam situasi tersebut. Ia juga menyoroti servis Raymond yang sangat membantu menjaga arah permainan di poin-poin penting.

“Servis itu menurut saya hal-hal kecil yang kelihatannya sepele, tetapi penting banget,” ujar Joaquin. Dari posisi tertinggal 13-18, mereka berhasil menyamakan skor menjadi 19-19 sebelum akhirnya menutup laga dengan kemenangan.

Mental dan persiapan ikut berbicara

Bagi Joaquin, kemenangan ini terasa istimewa karena atmosfer pertandingan begitu hidup. Dukungan penonton membuat duel tersebut terasa besar dan sulit dilupakan.

Raymond menegaskan bahwa persiapan mereka juga memberi pengaruh penting. Mereka mempelajari arah angin, pencahayaan, dan karakter lapangan satu yang digunakan di perempat final.

Modal itu membantu mereka tetap tenang ketika pertandingan masuk ke poin-poin penentu. Dalam laga dengan tekanan tinggi seperti ini, kemampuan beradaptasi dan menjaga fokus terbukti lebih menentukan dibanding sekadar mengandalkan serangan cepat.

Semifinal sesama wakil Indonesia

Langkah Raymond/Joaquin belum berhenti di perempat final. Di semifinal Indonesia Open 2026, mereka akan berhadapan dengan sesama wakil Indonesia, Sabar Karyaman Gutama/M Reza Pahlevi Isfahani.

Sabar/Reza melaju ke empat besar setelah menyingkirkan pasangan China, Chen Bo Yang/Liu Yi. Dengan begitu, sektor ganda putra dipastikan menghadirkan duel antarsesama wakil Indonesia di semifinal dan membuka peluang satu tempat final untuk Merah Putih.

Source: www.beritasatu.com
Berita Terbaru