Persebaya Surabaya belum meraih kemenangan saat para pemain asing barunya menjalani laga debut. Bajul Ijo bermain imbang 2-2 melawan PSIS Semarang dalam uji coba 99th Anniversary Game, setelah sempat unggul dua gol.
Hasil itu menjadi pengingat bahwa tim masih mencari bentuk terbaik menjelang Piala Presiden 2026 dan Super League 2026-2027. Pelatih Bernardo Tavares menilai waktu latihan bersama yang singkat memengaruhi kondisi fisik, pemahaman permainan, serta chemistry skuad.
Tanggung Jawab Pertahanan Secara Kolektif
PSIS mencetak dua gol melalui serangan balik dalam pertandingan tersebut. Yuran Fernandes dan Rachmat Irianto sempat mendapat sorotan karena lini belakang Persebaya belum terlihat solid.
Tavares tidak ingin kebobolan itu dibebankan kepada satu atau dua pemain. Menurut pelatih asal Portugal tersebut, hasil laga harus menjadi tanggung jawab seluruh anggota tim.
“Bagi saya, saya tidak ingin menaruh tanggung jawab pada pemain. Kita kalah bersama, kita menang bersama. Bagi saya seperti itu dan mereka baru satu minggu di sini,” ujar Tavares.
Staf pelatih masih mempelajari berbagai kemungkinan dari karakter pemain yang tersedia. Proses itu dibutuhkan untuk menentukan kombinasi yang paling sesuai dengan kebutuhan Persebaya.
Kondisi Fisik Menjadi Perhatian
Selain aspek permainan, kondisi fisik menjadi pekerjaan rumah pada awal persiapan. Tavares menyebut beberapa pemain mengalami masalah cedera ringan selama pekan latihan.
Departemen medis Persebaya sedang menangani kondisi tersebut. Tavares berharap pemain yang mengalami gangguan fisik dapat pulih sebelum Piala Presiden dimulai.
“Terutama kondisi fisik. Itu normal, beberapa dari mereka punya masalah fisik selama minggu ini dengan sedikit cedera, tapi departemen medis kami bekerja dengan baik dan saya harap mereka bisa oke untuk Piala Presiden,” kata Tavares seperti dikutip bola.kompas.com.
Masa jeda kompetisi yang cukup panjang bagi sebagian pemain turut menjadi latar situasi tersebut. Program latihan terus disesuaikan agar skuad siap menghadapi jadwal pertandingan yang padat.
Tujuh Pemain Asing Masih Berproses
Persebaya mendatangkan tujuh pemain asing untuk memperkuat tim musim ini. Mereka baru berlatih dalam waktu singkat bersama rekan-rekan setimnya di Surabaya.
| Pemain | Status |
|---|---|
| Miguel Pereira | Pemain asing baru Persebaya |
| Walber Mota | Pemain asing baru Persebaya |
| Yann Kevin Mabella | Pemain asing baru Persebaya |
| Gledson Paixao | Pemain asing baru Persebaya |
| Yuran Fernandes | Pemain asing baru Persebaya |
| Diogo Ramalho | Pemain asing baru Persebaya |
| Alex Martins | Pemain asing baru Persebaya |
Tavares meminta penilaian terhadap pemain baru dilakukan secara proporsional. Mereka masih mengenal karakter rekan setim sekaligus menyesuaikan diri dengan berbagai hal di Indonesia.
“Mereka mulai mengenal rekan setim, mereka mencoba mengenal beberapa hal tentang Indonesia juga. Jadi kurang dari satu minggu mereka berada di sini berlatih dengan rekan setim,” ujar Tavares.
Persaingan Internal Disiapkan
Di tengah proses adaptasi, Tavares ingin membangun persaingan sehat dalam skuad Persebaya. Setiap pemain diharapkan menunjukkan kesungguhan pada sesi latihan demi mendapatkan peluang bermain.
“Apa yang saya inginkan di tim saat ini adalah kompetisi. Mereka harus merasa bahwa mereka perlu datang berlatih,” kata mantan pelatih PSM Makassar itu. Gim internal dalam latihan diharapkan menjaga standar performa pemain sebelum kompetisi resmi berlangsung.
Source: bola.kompas.com






