BYD Seal Performance menempatkan baterai sebagai bagian dari struktur bodi melalui teknologi Cell-to-Body atau CTB. Pendekatan ini menjadi fondasi sedan listrik tersebut untuk mengejar rigiditas lebih tinggi sekaligus pusat gravitasi yang rendah.
Karakter itu membedakan BYD Seal Performance dari sedan yang hanya mengandalkan penampilan sporty. Struktur e-Platform 3.0 Evo dirancang agar kestabilan berkendara mendapat dukungan langsung dari konstruksi kendaraan.
Baterai Terintegrasi dalam Struktur Kendaraan
Teknologi CTB mengintegrasikan baterai ke struktur kendaraan, bukan semata menjadi komponen yang ditempatkan di bawah kabin. Rancangan tersebut ditujukan untuk membangun bodi yang lebih kaku dan menjaga posisi pusat gravitasi tetap rendah.
Pusat gravitasi rendah penting bagi karakter sebuah sedan listrik yang menonjolkan stabilitas. BYD Seal Performance memadukan pendekatan teknis ini dengan bentuk fastback yang diarahkan untuk mendukung aliran udara.
| Bagian | Detail | Peran Utama |
|---|---|---|
| Platform | e-Platform 3.0 Evo | Menjadi dasar konstruksi kendaraan |
| Struktur baterai | Cell-to-Body atau CTB | Meningkatkan rigiditas dan menurunkan pusat gravitasi |
| Bentuk bodi | Sedan fastback | Menegaskan kesan sporty dan aerodinamis |
| Kaki-kaki | Velg 19 inci, ban 235/45 | Melengkapi tampilan proporsional sedan |
Kabin Berpusat pada Layar Digital
Di dalam kabin, pengoperasian sejumlah fungsi dipusatkan pada rotating touchscreen berukuran 15,6 inci. Layar ini mengatur AC dual zone, navigasi, kamera 360, konektivitas smartphone, dan sejumlah fungsi kendaraan lainnya.
Informasi berkendara disajikan melalui digital instrument cluster 10,25 inci di balik kemudi. Varian Performance juga membawa Wide Head-Up Display yang menampilkan kecepatan, navigasi, serta peringatan dari sistem ADAS.
Minimnya tombol fisik membuat tata letak kabin terlihat lebih ringkas dan futuristis. Namun, banyaknya pengaturan yang disatukan ke layar utama juga menjadi ciri utama pendekatan interior mobil ini.
Dasbor hingga doortrim menggunakan material soft-touch, lalu dipadukan dengan aksen metalik satin. Ambient light dan panoramic glass sunroof melengkapi suasana kabin yang berorientasi pada kenyamanan visual.
Fastback dengan Detail Ocean Aesthetics
Bagian luar BYD Seal Performance mengusung filosofi Ocean Aesthetics yang mengambil inspirasi dari gerakan ombak laut. Tema tersebut muncul pada garis bodi, bentuk lampu, sampai elemen pencahayaan di belakang kendaraan.
Fasia depan dibuat tertutup tanpa grille seperti mobil konvensional untuk mendukung aliran udara. Kap mesin yang rendah dengan garis tegas memperkuat proporsi sedan sporty dari bagian depan.
Lampu depan LED menjadi titik perhatian di wajah kendaraan, sementara bumper memiliki air curtain dengan LED daytime running light. Dari sisi samping, garis bodi mengalir dari lampu depan menuju lampu belakang dan menegaskan siluet fastback.
Jendela pintu memakai desain frameless, sedangkan gagang pintunya menggunakan model flush otomatis. Detail ini dipadukan dengan velg alloy multi-spoke 19 inci yang dibalut ban berukuran 235/45.
Pencahayaan Belakang yang Menyatu
Bagian belakang memakai lampu LED horizontal yang membentang dari sisi kiri hingga kanan. Susunan lampu tersebut menciptakan efek menyerupai tetesan air dan tetap selaras dengan tema Ocean Aesthetics.
Bumper belakang dilengkapi diffuser untuk menguatkan karakter sporty. Elemen serupa juga terlihat pada pintu bagasi, sehingga tampilan belakang tidak terlepas dari bahasa desain keseluruhan.
Kombinasi struktur CTB, bodi aerodinamis, serta kabin digital menunjukkan fokus BYD Seal Performance pada desain dan teknologi. Pintu frameless, panoramic glass sunroof, serta kamera 360 menjadi pelengkap dari pendekatan sedan listrik premium tersebut.







