Persetujuan Dividen UNTR Capai Rp 5,92 Triliun, Sisa Final Rp 1.096 per Lembar

Pemegang saham PT United Tractors Tbk atau UNTR kembali mendapat kepastian soal pembagian hasil usaha perseroan. Dari laba bersih konsolidasian sebesar Rp 14,8 triliun, UNTR menetapkan dividen tunai Rp 1.663 per saham dengan total nilai mencapai Rp 5,92 triliun.

Kebijakan tersebut membuat UNTR tetap masuk dalam kelompok emiten yang konsisten menyalurkan laba kepada investor. Dari jumlah itu, hak dividen final yang tersisa berada di level Rp 1.096 per lembar, setelah sebelumnya perseroan membagikan dividen interim Rp 567 per saham.

Rincian pembagian dividen

Presiden Direktur UNTR, Iwan Hadiantoro, menjelaskan bahwa penggunaan laba bersih konsolidasian telah disetujui untuk dibagikan sebagai dividen tunai. Nilai totalnya setara dengan maksimal Rp 5,92 triliun, yang berasal dari kinerja keuangan perseroan sepanjang periode berjalan.

Pembagian dividen dilakukan dalam dua tahap agar hak pemegang saham tetap tercatat dengan jelas. Pada tahap awal, UNTR sudah menyalurkan dividen interim Rp 567 per saham, sehingga sisa yang belum dibayarkan dan menjadi dividen final adalah Rp 1.096 per lembar.

Berikut rincian utamanya:

  1. Dividen tunai per saham: Rp 1.663
  2. Dividen interim: Rp 567 per saham
  3. Dividen final: Rp 1.096 per saham
  4. Total dividen tunai: Rp 5,92 triliun
  5. Laba bersih konsolidasian: Rp 14,8 triliun

Jadwal yang perlu dicatat investor

UNTR menetapkan bahwa hak atas dividen final hanya berlaku bagi pemegang saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham pada 28 April pukul 16.00 WIB. Tanggal ini menjadi penentu utama bagi investor yang ingin memperoleh sisa dividen dari aksi korporasi tersebut.

Pembayaran dividen final dijadwalkan berlangsung pada 18 Mei. Dengan demikian, saham yang dimiliki sebelum batas pencatatan tetap menjadi penentu kelayakan atas pembagian dividen yang masih tersisa.

Tabel berikut merangkum jadwal pentingnya:

KeteranganDetail
Dividen tunai per sahamRp 1.663
Dividen interimRp 567 per saham
Dividen finalRp 1.096 per saham
Total dividenRp 5,92 triliun
Laba bersih konsolidasianRp 14,8 triliun
Tanggal pencatatan28 April pukul 16.00 WIB
Tanggal pembayaran18 Mei

Masih ada potensi penyesuaian

Manajemen UNTR menyampaikan bahwa besaran dividen total masih dapat berubah. Hal ini terkait program pembelian kembali saham atau buyback yang masih berjalan dan berpotensi memengaruhi jumlah saham yang berhak menerima dividen sampai tanggal pencatatan.

Jika jumlah saham beredar berubah, total dana yang dibagikan juga dapat ikut menyesuaikan. Kondisi ini lazim terjadi pada emiten yang masih menjalankan aksi korporasi di pasar.

Fokus usaha tetap diarahkan ke keberlanjutan

Di luar kebijakan dividen, UNTR juga menegaskan arah bisnis jangka panjang melalui prinsip Environmental, Social, and Governance atau ESG. Perseroan menjalankan 10 Aspirasi Keberlanjutan 2030 dengan sasaran penurunan emisi gas rumah kaca sebesar 30 persen untuk lingkup satu dan dua.

UNTR juga menargetkan bauran energi terbarukan mencapai 22 persen serta program pemberdayaan masyarakat yang menjangkau 750.000 penerima manfaat. Arah ini menunjukkan bahwa perseroan tidak hanya menjaga arus pengembalian kepada pemegang saham, tetapi juga menyiapkan fondasi bisnis yang lebih tahan terhadap perubahan lanskap energi global.

Berita Terkait