Borneo FC Samarinda mungkin tidak membawa pulang trofi juara, tetapi klub ini justru paling menonjol dalam daftar penghargaan individu Super League 2025/2026. Dua wakil mereka, Mariano Peralta dan Nadeo Arga Winata, sama-sama meraih gelar bergengsi setelah musim berakhir.
Peralta dipilih sebagai Pemain Terbaik, sedangkan Nadeo dinobatkan sebagai Penjaga Gawang Terbaik. Catatan keduanya memperlihatkan betapa kuatnya kontribusi Borneo FC sepanjang kompetisi, meski posisi akhir mereka hanya sebagai runner-up.
Performa Peralta memang layak mendapat sorotan besar. Ia menutup musim dengan 20 gol dan 14 assist dari 34 penampilan, angka yang menjadi dasar kuat bagi penetapan dirinya sebagai pemain terbaik.
Di sektor lain, Nadeo juga tampil konsisten di bawah mistar. Kiper Borneo FC itu mencatat 12 nirbobol dan 130 penyelamatan, dua angka yang menggambarkan peran pentingnya menjaga stabilitas tim.
Sementara itu, gelar juara tetap menjadi milik Persib Bandung. Kepastian itu hadir setelah Persib menahan imbang Persijap Jepara 0-0 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api dan menutup musim dengan 79 poin.
Persaingan gelar berlangsung sampai laga terakhir karena Borneo FC juga mengakhiri musim dengan jumlah poin yang sama. Namun, Persib unggul rekor head-to-head atas Pesut Etam, sehingga Pangeran Biru berhak mengangkat trofi dan meraih hattrick juara.
Konsistensi menjadi kunci Persib sepanjang musim di bawah asuhan Bojan Hodak. Dari seluruh pertandingan, Persib hanya menelan tiga kekalahan, sebuah catatan yang menunjukkan betapa rapatnya persaingan di papan atas.
Peran Bojan Hodak tidak berhenti pada keberhasilan membawa Persib juara. Pelatih asal Kroasia itu juga dipilih sebagai Pelatih Terbaik, melengkapi dominasi Persib di level tim dan individu.
Penghargaan lain tersebar ke beberapa klub berbeda. Dony Tri Pamungkas dari Persija Jakarta meraih gelar Pemain Muda Terbaik, sementara David da Silva dari Malut United FC menyabet status pencetak gol terbanyak dengan 23 gol.
Gol terbaik musim ini menjadi milik Muhammad Iqbal dari PSIM Yogyakarta. Di sisi lain, Borneo FC Samarinda kembali masuk daftar penghargaan lewat predikat Tim Fair Play berkat catatan disiplin mereka yang positif sepanjang kompetisi.
Jika dilihat secara keseluruhan, akhir musim Super League 2025/2026 memperlihatkan pembagian prestasi yang cukup merata. Persib berdiri di puncak klasemen, sementara Borneo FC mendominasi daftar penghargaan individu dengan dua nama besar yang mengisi jajaran pemenang.
