Persib Tinggal Sejengkal Lagi Juara, Dedi Mulyadi Minta Bobotoh Jaga Ketertiban

Author: Redaksi Android62

Persib Bandung berada di ambang gelar Super League musim 2025/2026, dan sorotan tak hanya tertuju pada hasil di lapangan. Di tengah peluang besar itu, Dedi Mulyadi justru menekankan satu hal yang menurutnya tak boleh diabaikan, yakni menjaga ketertiban saat euforia muncul.

Gubernur Jawa Barat itu meminta Bobotoh tidak merayakan kemenangan dengan tindakan yang merugikan pihak lain. Ia menegaskan bahwa kebanggaan atas prestasi Persib harus berjalan seiring dengan sikap dewasa di ruang publik.

Peringatan soal aksi berlebihan

Dedi mengingatkan agar tidak ada tindakan yang berlebihan ketika momen juara benar-benar datang. Salah satu yang secara tegas ia soroti adalah sweeping kendaraan luar daerah, karena tindakan seperti itu dinilai bisa mengganggu banyak pihak.

Ia juga meminta agar tidak muncul perilaku lain yang berpotensi merusak ketertiban umum. Menurutnya, kemenangan besar seharusnya menjadi kebanggaan bersama, bukan justru meninggalkan citra buruk bagi klub dan para pendukungnya.

Pesan itu disampaikan agar antusiasme tidak berubah menjadi masalah sosial. Dedi menilai momen penting yang sudah dekat harus dijaga dengan cara yang tertib dan bertanggung jawab.

Persib tinggal selangkah lagi

Dari sisi klasemen, Persib memimpin Super League dengan koleksi 78 poin. Kondisi itu membuat Maung Bandung hanya membutuhkan satu poin saat menghadapi Persijap Jepara untuk memastikan gelar juara.

Laga tersebut akan berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung. Situasi itu membuat perhatian publik tertuju ke Kota Kembang, apalagi Persib juga berpeluang menorehkan sejarah sebagai juara liga tiga kali berturut-turut.

Imbauan disampaikan usai syukuran

Dedi menyampaikan imbauan tersebut setelah menghadiri syukuran HUT Ke-80 Kodam III/Siliwangi di Graha Manggala Siliwangi, Kota Bandung. Dalam kesempatan itu, ia menekankan pentingnya menjaga suasana tetap kondusif saat peluang juara sudah sangat dekat.

Ia menyebut, “Kalau juara sudah di depan mata, kita tinggal menjaga sikap dan ketertiban kita dalam mengelola kejuaraan itu.” Ia juga menambahkan, “Jangan ada sikap yang aneh, yang mencederai kita sebagai seorang juara.”

Pesan untuk warga yang lebih luas

Imbauan itu tidak hanya ditujukan kepada Bobotoh. Dedi juga meminta masyarakat Jawa Barat secara umum ikut menjaga keamanan dan kenyamanan selama pertandingan maupun saat perayaan berlangsung.

Di tengah antusiasme yang tinggi, perhatian tidak hanya mengarah pada hasil pertandingan. Cara merayakan kemenangan juga menjadi bagian penting agar euforia Persib tetap terasa sebagai pesta yang tertib dan beradab.

Source: bola.bisnis.com
Redaksi Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow Us
Berita Terbaru