Persib Bandung tinggal selangkah lagi menuju gelar juara Super League 2025/2026, tetapi ruang untuk lengah nyaris tidak ada. Eliano Reijnders menegaskan timnya harus tampil habis-habisan saat menjamu Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Sabtu (23/5), agar trofi tidak lepas di laga terakhir.
Bagi Reijnders, pertandingan ini tidak pantas dijalani dengan pendekatan hati-hati. Ia melihat duel kontra Persijap sebagai partai besar yang harus dimenangkan lebih dulu sebelum Persib berpikir tentang selebrasi bersama Bobotoh.
Persib tak ingin bergantung pada hitung-hitungan
Secara matematis, Persib sebenarnya berada dalam posisi yang sangat menguntungkan. Hingga pekan ke-33, Maung Bandung memimpin klasemen dengan 78 poin dan unggul dua angka dari Borneo FC Samarinda.
Namun, satu poin yang dibutuhkan untuk memastikan gelar tidak membuat laga ini terasa ringan. Target di kandang tetap jelas, yakni menang dan menuntaskan misi juara tanpa bergantung pada hasil tim lain.
Reijnders menilai cara paling aman justru adalah bermain agresif sejak awal. Dalam laga penentuan seperti ini, konsentrasi dan keberanian dinilai jauh lebih penting daripada sekadar menghitung peluang di atas kertas.
Persijap tetap dipandang berbahaya
Meski datang sebagai pemuncak klasemen, Persib tidak bisa menganggap Persijap sebagai lawan yang mudah. Reijnders menyoroti kualitas tim asal Jepara yang disebut punya penampilan cukup baik pada putaran kedua.
Karena itu, Persib diminta menjaga fokus penuh sepanjang pertandingan. Satu momen lengah saja bisa mengubah situasi di laga yang menentukan nasib gelar tersebut.
Reijnders menyebut laga ini seperti final besar, sehingga pendekatan tim pun harus sejalan dengan bobot pertandingannya. Persib perlu menyelesaikan tugas utama terlebih dahulu sebelum memikirkan perayaan.
Dukungan Bobotoh ikut jadi harapan
Selain soal taktik dan mental, Persib juga menaruh harapan besar pada atmosfer GBLA. Kehadiran Bobotoh diyakini bisa memberi dorongan tambahan ketika tekanan pertandingan berada di titik tertinggi.
Reijnders secara khusus meminta dukungan penuh dari para suporter. Ia menilai energi dari tribun akan sangat dibutuhkan agar para pemain tetap kuat mengejar hasil yang dibutuhkan di depan publik sendiri.
Dengan situasi yang begitu dekat dengan trofi, Persib memikul tanggung jawab besar untuk menutup musim dengan sempurna. Semua perhatian kini tertuju pada bagaimana tim menjaga ketenangan dan menuntaskan laga terakhir tanpa memberi celah bagi Persijap.
Source: mediaindonesia.com