Pocket dari Meta Ubah Prompt AI Jadi Game Ringan, Peluncurannya Diam-Diam Mengejutkan

Meta diam-diam menaruh aplikasi baru bernama Pocket di toko aplikasi, dan inilah yang paling mencuri perhatian: pengguna bisa membuat game kecil serta pengalaman interaktif hanya lewat prompt AI. Aplikasi ini juga menampilkan feed gulir untuk menjelajahi dan memainkan karya buatan pengguna lain.

Dengan pendekatan itu, Pocket membawa AI generatif ke wilayah game interaktif, bukan sekadar gambar atau video. Bagi pengguna umum, cara ini memangkas hambatan teknis karena pembuatan game sederhana tidak lagi harus dimulai dari coding manual yang rumit.

Masuk ke ruang game AI

Pocket memperluas dorongan Meta untuk membawa alat kreasi AI ke pengguna sehari-hari. Selama ini, Meta sudah menghadirkan gambar buatan AI lewat aplikasi Meta AI dan video AI melalui aplikasi bernama Vibes.

Fitur AI juga sudah disebar ke berbagai platform sosial milik Meta serta ke aplikasi penyuntingan video Edits. Dengan Pocket, Meta menambah lapisan baru berupa pengalaman interaktif dan game ringan yang bisa dibuat lalu dibagikan dengan mudah.

Langkah ini juga menempatkan Meta lebih dekat ke tren pembuatan game instan yang mengandalkan prompt, eksperimen cepat, dan distribusi berbasis feed. Model seperti ini mendorong pola konsumsi yang berbeda dari game tradisional karena pengguna tidak hanya bermain, tetapi juga bisa langsung menjadi kreator.

Bukan proyek yang lahir dari nol

Pocket tidak sepenuhnya dibangun dari awal di dalam Meta. Aplikasi ini merupakan hasil langsung dari akuisisi Meta terhadap tim di balik Gizmo, platform game berbasis vibe-coding yang bekerja dengan konsep sangat mirip.

Gizmo sebelumnya sudah menawarkan cara membuat pengalaman interaktif lewat prompt AI. Kesamaan antara kedua aplikasi terlihat jelas, mulai dari alat kreasi berbasis prompt hingga feed penemuan konten yang serupa.

Aplikasi asli Gizmo masih tercantum di toko aplikasi. Keberadaan dua aplikasi itu memperlihatkan hubungan yang kuat antara produk lama dan langkah baru Meta di bidang ini.

Terendus lebih dulu oleh pemburu fitur baru

Pocket pertama kali terdeteksi oleh Alessandro Paluzzi, reverse engineer yang kerap menemukan aplikasi dan fitur baru sebelum diumumkan resmi. Ia membagikan tangkapan layar Pocket dari Play Store melalui X.

Namun, data dari Appfigures menunjukkan Pocket sebenarnya sudah lebih dulu tayang tanpa banyak sorotan. Menurut firma intelijen aplikasi itu, Pocket telah hadir di App Store dan Google Play sejak 29 Juni 2026.

InformasiRincianKeterangan
Nama aplikasiPocketAplikasi baru dari Meta
Fungsi utamaMembuat game kecil dan pengalaman interaktif dari prompt AIMemiliki feed gulir untuk menjelajahi karya pengguna lain
Sumber awal terdeteksiAlessandro PaluzziMembagikan tangkapan layar dari Play Store melalui X
Data ketersediaanApp Store dan Google Play sejak 29 Juni 2026Berdasarkan Appfigures

Peluncuran yang masih senyap

Sampai saat ini, Meta belum mengumumkan Pocket secara resmi. Perusahaan juga belum merespons permintaan komentar, sehingga peluncuran ini memberi sinyal bahwa Pocket masih berada pada tahap eksperimen awal.

Meski begitu, keberadaan aplikasi ini di dua toko aplikasi utama menandakan Pocket sudah bisa diakses publik. Dengan fondasi dari tim Gizmo dan integrasi konsep prompt-to-game, Meta kini ikut masuk ke persaingan pembuatan game berbasis AI untuk pengguna umum.

Pendekatan yang dipakai Pocket juga sejalan dengan kekuatan utama Meta di produk konsumen, yakni membangun ekosistem berbasis konten buatan pengguna. Jika dikembangkan lebih jauh, Pocket berpotensi menjadi eksperimen menarik di persimpangan antara AI, kreativitas, dan hiburan interaktif.

Source: www.indiatoday.in
Berita Terkait