Poco F9 dan Vivo X500 Muncul di Indonesia, Sinyal Oktober Bisa Semakin Padat

Author: Redaksi Android62

Persaingan ponsel kelas atas berpotensi menguat dalam beberapa bulan mendatang setelah lini Poco F9 dan Vivo X500 mulai muncul pada dokumen regulator. Kehadiran nama-nama tersebut di Indonesia memberi sinyal bahwa persiapan pemasaran regional telah berjalan, meski jadwal penjualan belum diumumkan.

Poco F9 Pro dan Poco F9 Ultra tercatat pada basis data GSMA IMEI, SDPPI Indonesia, serta IMDA Singapura. Sementara itu, Vivo X500 telah terdeteksi di GSMA IMEI untuk versi global dan kembali muncul dalam data SDPPI Indonesia.

Dokumen regulator menjadi petunjuk awal

Sertifikasi tidak mengungkap harga, spesifikasi lengkap, atau tanggal peluncuran resmi perangkat. Namun, kemunculan sebuah ponsel di beberapa basis data biasanya menandakan perangkat memasuki tahap persiapan distribusi untuk pasar internasional.

Perangkat Nomor model Jejak sertifikasi
Poco F9 Pro 2607APCA5G GSMA IMEI, SDPPI Indonesia, IMDA Singapura
Poco F9 Ultra 26077PC53G GSMA IMEI, SDPPI Indonesia, IMDA Singapura
Vivo X500 GSMA IMEI dan SDPPI Indonesia

Untuk Vivo, persiapan di Indonesia tidak hanya melibatkan model reguler. Vivo X500 Pro Max juga telah memperoleh sertifikasi TKDN, yang berkaitan dengan persentase komponen bersumber dari dalam negeri.

SDPPI dan TKDN memiliki fungsi yang berbeda dalam proses persiapan perangkat di Indonesia. SDPPI menilai kepatuhan terhadap standar telekomunikasi serta peralatan radio, sedangkan TKDN berkaitan dengan kandungan lokal.

Poco F9 diperkirakan mengikuti Redmi K100

Menurut Gizmochina, Poco F9 Pro dan Poco F9 Ultra diperkirakan dipasarkan secara global, termasuk di EEA, Turki, Indonesia, Taiwan, Rusia, dan Jepang. India disebut berpeluang tidak mendapatkan dua model tersebut, walaupun pasar itu penting bagi Poco.

Kedua perangkat Poco tersebut diperkirakan berbasis seri Redmi K100 yang lebih dahulu ditujukan untuk China. Seri Redmi itu disebut akan menggunakan Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan diproyeksikan meluncur di China pada Agustus.

Apabila pola peluncuran tersebut berjalan sesuai perkiraan, lini Poco F9 berpotensi diperkenalkan ke pasar global pada Oktober. Waktu tersebut masih berupa indikasi dari rangkaian sertifikasi dan laporan yang beredar, bukan konfirmasi dari Poco.

Perbandingan antara varian Pro dan Ultra belum dapat dilakukan karena detail kamera, layar, baterai, serta pengisian daya belum tersedia. Basis Redmi K100 tetap membuka kemungkinan bahwa keduanya akan menjadi penerus Poco di kelas performa tinggi.

Vivo menyiapkan keluarga X500 di luar China

Seri Vivo X500 diperkirakan lebih dahulu diperkenalkan di China pada September. Peluncuran globalnya disebut berpotensi menyusul sekitar satu bulan kemudian, tetapi Vivo belum menyampaikan jadwal resmi untuk Indonesia maupun pasar internasional lain.

Munculnya model reguler dan varian Pro Max pada dokumen regulator menunjukkan Vivo mulai menyiapkan keluarga X500 untuk pasar di luar China. Kendati demikian, dokumen tersebut belum memberikan gambaran mengenai spesifikasi akhir dari masing-masing varian.

Jejak sertifikasi Poco yang datang lebih awal juga menarik karena generasi sebelumnya mengikuti pola berbeda. Poco F8 Ultra dan Poco F8 Pro baru muncul di IMDA serta NBTC Thailand pada Oktober, sebelum diperkenalkan pada November.

Oktober karena itu berpotensi menjadi periode penting bagi calon pembeli yang menanti ponsel baru dari Poco dan Vivo. Kepastian tentang negara pemasaran, konfigurasi akhir, dan waktu penjualan tetap bergantung pada pengumuman resmi masing-masing merek.

Source: www.gizmochina.com
Berita Terbaru