Podium Perdana Ramadhipa Di Barcelona, Langsung Meroket Ke Posisi Dua Dunia

Author: Redaksi Android62

Muhammad Kiandra Ramadhipa langsung mencuri perhatian pada debutnya di Moto3 Junior World Championship 2026. Pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) itu pulang dari Circuit de Barcelona-Catalunya dengan bekal podium perdana dan posisi dua klasemen sementara.

Bersama Honda Asia-Dream Racing Junior Team, pebalap asal Sleman, Yogyakarta, tersebut menutup akhir pekan perdananya dengan hasil yang sangat kuat. Ia finis ketiga pada race 1 dan kemudian mengamankan posisi keenam pada race 2.

Hasil itu membuat Ramadhipa tercatat sebagai pebalap Indonesia dengan debut terbaik di ajang yang sebelumnya dikenal sebagai JuniorGP atau CEV Moto3. Di tengah persaingan ketat, ia mampu menunjukkan kemampuan bertarung sejak awal akhir pekan.

Balapan pembuka yang nyaris lebih manis

Race 1 menjadi panggung utama bagi Ramadhipa untuk memperlihatkan kekuatannya. Ia memulai dari posisi ketiga setelah tampil solid pada kualifikasi dan langsung masuk ke kelompok depan sejak balapan dimulai.

Situasinya tidak mudah karena suhu lintasan mendekati 40 derajat Celcius. Meski begitu, pebalap bernomor #32 itu tetap mampu menjaga ritme dan beberapa kali berganti posisi di barisan terdepan.

Pada lap terakhir, Ramadhipa bahkan sempat memimpin balapan. Ia akhirnya finis kelima dengan selisih hanya 0,144 detik dari pemenang, sebelum sebuah penalti untuk pebalap lain mengangkat posisinya menjadi ketiga.

Race 2 tetap ketat di bawah panas ekstrem

Tantangan tidak berkurang pada race 2. Temperatur lintasan mendekati 50 derajat Celcius, membuat persaingan di grup depan semakin menguras tenaga dan konsentrasi.

Ramadhipa sempat tercecer di tengah ketatnya pertarungan, tetapi ia tetap menjaga ritme balapnya. Hasil akhirnya adalah finis keenam, dengan selisih kurang dari 0,3 detik dari pemenang.

Dari dua balapan itu, Ramadhipa langsung mengumpulkan 26 poin. Koleksi tersebut menempatkannya di posisi kedua klasemen sementara Moto3 Junior World Championship.

Awal yang memberi modal besar

Ramadhipa menilai akhir pekan di Barcelona memberinya banyak pelajaran sekaligus dorongan percaya diri. Ia mengaku awal akhir pekan tidak mudah, tetapi performanya terus membaik dari sesi ke sesi.

Ia juga menyebut hasil kualifikasi sangat membantu karena memberinya kesempatan start dari barisan depan. Menurutnya, race 1 menjadi pengalaman Moto3 pertamanya dalam upaya menjaga ban dengan baik, sementara race 2 kembali memperlihatkan peluangnya untuk ikut bersaing memperebutkan kemenangan.

Ramadhipa menilai banyak hal positif bisa dipetik dari debut tersebut. Ia juga menegaskan dirinya bergerak ke arah yang tepat dan ingin tampil lebih kuat di Estoril.

Apresiasi dari AHM

General Manager Marketing Planning & Analysis AHM, Andy Wijaya, menilai pencapaian itu menjadi bukti konsistensi pembinaan balap berjenjang yang dijalankan Astra Honda. Ia melihat hasil Ramadhipa sebagai tanda bahwa pebalap muda Indonesia mampu bersaing di level internasional.

Andy juga menegaskan AHM akan terus berupaya melahirkan pebalap muda potensial lain agar bisa mengibarkan Merah Putih di ajang bergengsi dunia. Menurutnya, penampilan Ramadhipa layak menjadi inspirasi bagi anak Indonesia.

Moto3 Junior World Championship berikutnya akan berlanjut ke Circuito do Estoril, Portugal, pada 12-14 Juni mendatang. Dari Barcelona, Ramadhipa membawa modal kuat untuk menjaga momentumnya di seri selanjutnya.

Berita Terbaru