Polda Jawa Barat menyiagakan 3.391 personel untuk mengamankan laga Persib Bandung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api. Di luar stadion, 1.010 personel juga disiapkan untuk mengawal euforia suporter, sementara 2.883 personel gabungan dikerahkan khusus untuk pengamanan pawai juara Persib.
Langkah itu diambil setelah aparat menemukan ratusan barang berbahaya di kawasan sekitar pertandingan. Temuan tersebut menjadi tanda bahwa pengawasan sejak awal memang diperketat agar potensi gangguan bisa dicegah sebelum laga dimulai.
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan menegaskan aparat akan bertindak tegas terhadap setiap pelanggaran yang bisa mengancam jalannya pertandingan maupun keselamatan penonton. Polisi juga mengingatkan suporter agar tidak membawa flare, petasan, minuman keras, atau barang berbahaya lainnya ke area stadion.
Sweeping dilakukan di sekitar kawasan pertandingan sebagai bagian dari pengamanan berlapis. Dari kegiatan itu, petugas mengamankan ratusan barang yang dinilai berpotensi memicu gangguan keamanan selama laga berlangsung.
Pengamanan ekstra ini diprioritaskan karena pertandingan Persib kerap menarik perhatian besar dari suporter. Karena itu, pengawasan di sekitar GBLA tidak hanya difokuskan pada jalannya pertandingan, tetapi juga pada situasi di luar stadion yang bisa ikut terdampak oleh keramaian.
Hendra menyebut koordinasi dengan pihak-pihak terkait masih terus berjalan selama pertandingan dan perayaan berlangsung. Ia berharap masyarakat dan Bobotoh ikut menjaga suasana tetap aman dan tertib demi kenyamanan bersama.
Dengan temuan barang berbahaya sejak awal, aparat ingin memastikan situasi di sekitar GBLA tetap kondusif sampai pertandingan selesai. Laga Persib kali ini pun tidak hanya dipandang sebagai agenda olahraga, tetapi juga sebagai momen yang memerlukan penjagaan ketat dari berbagai unsur pengamanan.
Source: banten.antaranews.com






