Pompa 50 Watt Putar 3.000 Liter per Jam, Kolam Koi Kotak Tetap Hemat

Pompa Atman 105 berdaya 50 watt menjadi komponen utama sirkulasi pada kolam koi berbentuk kotak tanpa relief. Pompa celup ini memiliki kapasitas aliran hingga 3.000 liter per jam untuk memutar air kolam sekaligus menggerakkan undakan air terjun.

Kapasitas tersebut memberi pilihan bagi pemilik kolam yang menginginkan pergerakan air konstan tanpa memakai perangkat berdaya lebih besar. Aliran dari pompa diarahkan kembali ke kolam setelah melewati ruang penyaringan atau chamber.

Spesifikasi Sistem Sirkulasi

KomponenSpesifikasiFungsi
Pipa sirkulasiParalon 1 inciMenghubungkan kolam, chamber, dan pembuangan
Pompa airAtman 105, 50 wattMengalirkan air dan mendukung air terjun
Kapasitas pompa3.000 liter per jamMemutar air kolam
Ram ayakanLubang 0,5 sentimeterMemperkuat plester penahan tekanan air

Jalur keluaran pompa menggunakan selang fleksibel yang tersambung ke saluran air terjun. Klem besi dipasang pada ujung selang di pipa mesin untuk menjaga sambungan tidak terlepas saat pompa bekerja.

Sambungan antara selang dan pipa keni atau L-pipa sengaja tidak dipermanenkan dengan lem. Pengaturan ini memungkinkan jalur air terjun dilepas saat bagian dalam pipa perlu dibersihkan dari kerak.

Aliran Tenang di Ruang Filter

Kebisingan dari air yang memasuki chamber dapat ditekan dengan memasang pipa keni berbentuk L pada ujung pipa input. Mulut pipa diarahkan lurus ke bawah hingga mendekati dasar air di dalam ruang filter.

Arah aliran tersebut membuat air masuk lebih tenang dan mengurangi bunyi gemercik keras di area penyaringan. Bunyi air kemudian dapat lebih dipusatkan pada undakan air terjun di bagian kolam utama.

Ruang filter dibagi ke dalam beberapa sekat sesuai kebutuhan penyaringan. Chamber pertama dibuat lebih besar untuk menampung media mekanis dan biologis, termasuk pinfold serta pecahan karang jahe.

Pada ujung rangkaian chamber, tersedia sekat khusus sebagai tempat mesin pompa. Pembatas ini dapat menggunakan lembaran granit atau keramik tebal sebagai pilihan yang tidak mudah pecah seperti kaca.

Bentuk Polos untuk Perawatan Lebih Mudah

Konsep Kolam Koi Minimalis ini memakai dinding tegak lurus dengan tampilan akhir berwarna abu-abu. Desainnya tidak menggunakan ornamen relief tebing buatan sehingga ruang renang ikan tetap terasa lapang.

Bentuk kotak juga memudahkan pembersihan dinding kolam dari lumut. Fokus pembangunannya berada pada kelancaran pemipaan, penyaringan, dan perawatan harian, bukan pada elemen dekoratif yang rumit.

Menurut blitarkawentar.jawapos.com, bagian interior chamber diperkuat melalui pelapisan semen untuk menjaga kekedapan dinding. Permukaan dibasahi lebih dahulu, lalu diberi semen kering dan adonan semen dengan perbandingan 1:1.

Struktur dinding chamber tidak mengandalkan pengecoran beton konvensional. Ram ayakan besi dengan lubang jaring 0,5 sentimeter dipakai sebagai penguat plester agar mampu menahan tekanan air.

Pengurasan Tanpa Lubang Dasar

Sistem pengurasan pada rancangan ini tidak memakai lubang pembuangan di dasar kolam. Air dibuang dengan mencopot pipa keni, kemudian jalur itu disambungkan ke selang pembuangan luar menggunakan sedotan dari pompa utama.

Pilihan tersebut ditujukan untuk menghindari risiko kebocoran dari lubang pembuangan bawah tanah. Kelancaran pengurasan tetap bergantung pada susunan pipa serta sambungan yang rapi sejak proses pembangunan.

Sebelum digunakan, Pompa Atman 105 yang dibeli melalui toko online diperiksa kondisi fisiknya melalui proses pembukaan kemasan. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan perangkat tidak mengalami cacat produksi atau kerusakan sebelum dipasang.

Setelah konstruksi mengering, permukaan semen kolam dilapisi cat pelindung berwarna abu-abu. Hasil akhirnya menampilkan kolam sederhana yang mengandalkan Filter Kolam Koi, pompa, dan instalasi pipa sebagai pusat sistem perawatannya.

Berita Terkait