Prabowo Ingatkan Menteri Jangan Ambruk, Banyak Pejabat Dilaporkan Masuk RS

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan para menteri, kepala badan, dan jenderal agar tidak mengabaikan kondisi kesehatan di tengah tuntutan kerja pemerintah. Peringatan itu disampaikan setelah ia mengungkap banyak pejabat tinggi negara sampai harus menjalani perawatan di rumah sakit karena bekerja keras.

Prabowo menilai percepatan pelaksanaan program negara tidak boleh berujung pada kondisi pejabat yang ambruk. Ia meminta para pembantunya tetap mampu menjaga ritme kerja sekaligus menyediakan waktu untuk beristirahat.

Peringatan untuk Menteri Pertanian

Pesan tersebut secara khusus ditujukan kepada Menteri Pertanian Amran Sulaiman ketika Prabowo membahas percepatan program pertanian. Amran sebelumnya melaporkan target awal program berada pada angka 100.000 hektare per tahun, dengan perkiraan penyelesaian selama empat tahun.

Menteri Pertanian kemudian menyampaikan keyakinan bahwa pekerjaan itu dapat dituntaskan dalam dua tahun. Prabowo menyambut optimisme tersebut, tetapi mengingatkan agar percepatan target tidak mengorbankan kesehatan.

PerihalTarget atau PernyataanWaktu
Program pertanian100.000 hektare per tahunTarget awal empat tahun
Usulan Menteri PertanianPenyelesaian programDua tahun

“Tapi jangan masuk rumah sakit, Menteri Pertanian. Janji? 2 tahun tapi negara dan bangsa masih butuh kau,” ujar Prabowo dalam sambutannya.

Pernyataan itu disampaikan dengan nada ringan dan disambut tawa hadirin. Namun, pesan yang dibawanya menegaskan bahwa target ambisius pemerintah perlu dijalankan tanpa mengabaikan daya tahan para pelaksananya.

Kerja Cepat untuk Kesejahteraan Rakyat

Prabowo menyampaikan apresiasi kepada Kabinet Merah Putih, Panglima TNI, Kapolri, dan unsur pemerintah lain yang dinilainya bekerja gesit dalam beberapa pekan terakhir. Menurutnya, ritme itu didorong oleh sasaran meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Ia memandang Indonesia sebagai negara besar dengan kekayaan yang seharusnya dapat menopang kehidupan rakyat secara layak. Karena itu, pemerintah mengejar berbagai target yang telah ditetapkan melalui kerja yang cepat.

Di hadapan peserta panen raya, Prabowo menyebut banyak pejabat bekerja tanpa waktu istirahat yang cukup. Ia secara terbuka mengaitkan kondisi tersebut dengan sejumlah menteri dan kepala badan yang mengalami penurunan kesehatan.

“Banyak pejabat tinggi negara, menteri-menteri, kepala badan, terus terang saja, yang ambruk masuk rumah sakit karena kerja keras,” kata Prabowo. Pernyataan itu muncul ketika ia memuji kerja unsur pemerintah dalam mengejar program-program nasional.

Disampaikan di Panen Raya Malang

Peringatan Prabowo disampaikan saat menghadiri peresmian panen raya serentak bersama TNI di Lanud Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat (17/7/2026). Forum tersebut sekaligus menjadi ruang bagi Presiden untuk menyoroti agenda pertanian dan kecepatan pelaksanaannya.

Prabowo lalu memperluas pesannya kepada jajaran menteri dan jenderal agar tidak sampai ambruk ketika menjalankan tugas negara. Ia juga berkelakar mengenai kebiasaan prajurit mencari kesempatan beristirahat, termasuk ketika mengikuti upacara.

Menurut laporan detikcom, kelakar itu disampaikan bersamaan dengan penekanan Prabowo atas percepatan program pemerintah. Di tengah target yang dikejar, kesehatan pejabat tetap ditempatkan sebagai perhatian yang tidak dapat diabaikan.

Source: news.detik.com
Berita Terkait