Luna hadir sebagai skuter listrik lokal yang langsung menonjol lewat klaim jarak tempuh hingga 120 km dalam sekali pengisian penuh. Di saat banyak motor listrik baru mengandalkan desain serba tajam dan futuristik, Luna memilih pendekatan berbeda dengan gaya klasik yang dekat dengan kesan Vespa.
Aerion Motors menempatkan Luna bukan hanya sebagai kendaraan listrik untuk berpindah tempat, tetapi juga sebagai produk dengan identitas visual yang kuat. Arah desain seperti ini membuatnya terasa lebih mudah menarik perhatian pengguna perkotaan yang menginginkan motor harian dengan karakter yang jelas.
Gaya retro yang menjadi pembeda
Tampilan Luna dibangun dari bodi membulat, lampu depan bulat, dan garis desain sederhana. Kombinasi itu memberi kesan klasik yang akrab, sekaligus menghadirkan nuansa skuter Eropa yang elegan.
Untuk menjaga tampilannya tetap relevan dengan kebutuhan modern, Luna sudah memakai lampu full LED dan panel instrumen digital. Pilihan warna seperti pink, ice blue, deep navy, dan gunmetal gray juga memberi ruang bagi pengguna yang ingin tampil lebih personal dan stylish.
Bekal untuk mobilitas harian
Di balik bentuk retro tersebut, Luna dirancang agar tetap mendukung penggunaan sehari-hari di kota. Motor penggeraknya memakai sistem hub drive, yang dikenal mendukung efisiensi dan memberi torsi instan sejak putaran awal.
Karakter itu cocok untuk kebutuhan berkendara di area perkotaan yang sering menuntut respons cepat. Selain itu, motor listrik seperti Luna memiliki suara yang lebih senyap dan emisi yang lebih bersih dibanding motor bensin, sehingga relevan untuk mobilitas harian yang lebih ringan.
Baterai dan jarak tempuh menjadi sorotan utama
Salah satu nilai jual terbesar Luna ada pada baterai lithium berkapasitas 45Ah. Dengan bekal tersebut, skuter ini diklaim mampu menempuh jarak hingga 120 km dalam satu kali pengisian penuh.
Angka itu membuat Luna terlihat menarik untuk aktivitas harian seperti pergi ke kantor, kuliah, atau berpindah antar titik di kota. Jarak tempuh seperti ini memberi ruang lebih leluasa bagi pengguna yang membutuhkan kendaraan listrik praktis tanpa terlalu sering mengisi daya.
Fitur yang memperkuat kenyamanan dan keamanan
Luna juga dibekali sejumlah fitur yang membuat posisinya terasa lebih matang di kelas skuter listrik lokal. Ada reverse mode untuk memudahkan saat parkir, cruise control untuk menjaga kecepatan tetap stabil, serta Traction Control System atau TCS untuk membantu menjaga traksi.
Di sisi pengereman, Luna menggunakan CBS dan dual disc brake di depan dan belakang. Kombinasi ini memberi dukungan tambahan untuk keselamatan, sekaligus memperlihatkan bahwa fokus pengembangannya tidak hanya terpaku pada desain luar.
Motor ini juga menyediakan tiga mode berkendara yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Eco Mode dibatasi hingga 30 km/jam, Road Mode hingga 70 km/jam, sementara Sport Mode dapat mencapai 100 km/jam.
Ruang simpan dan nilai praktis
Selain fitur berkendara, aspek fungsional Luna juga mendapat perhatian lewat bagasi berkapasitas sekitar 27 liter. Ruang simpan ini disebut cukup untuk menampung helm full face dan barang bawaan lain yang sering dibutuhkan saat berkendara.
Kombinasi bagasi lega, bodi yang ringkas, serta fitur modern membuat Luna cocok dipertimbangkan untuk pemakaian di kota besar. Bagi banyak konsumen, perpaduan seperti ini sering menjadi faktor penting karena kendaraan tidak hanya harus menarik dilihat, tetapi juga nyaman dipakai setiap hari.
Harga pre-order dan penawaran awal
Secara normal, Luna dibanderol sekitar Rp 38 juta. Namun pada periode pre-order kuartal pertama hingga kedua 2026, skuter ini ditawarkan dengan harga spesial Rp 32 juta dan sudah termasuk baterai.
Pembelian unit juga disertai garansi baterai 2 tahun, garansi servis 3 tahun, serta akses ke komunitas pengguna Aerion. Skema tersebut memberi nilai tambah bagi calon pembeli yang ingin masuk ke pasar motor listrik lokal dengan biaya awal yang lebih terjangkau.
Di pasar domestik, Luna akan bersaing dengan nama-nama seperti Gesits, Alva, dan Viar. Meski begitu, pendekatan desain klasik yang dibawanya memberi pembeda yang cukup jelas bagi pengguna yang mencari skuter listrik bergaya retro dengan fitur modern dan klaim jarak tempuh yang mendukung kebutuhan harian.







