ProArt RTX 5090 Hanya 2,5 Slot, Kartu Flagship ASUS Ini Lebih Ramah Untuk PC Minimalis

Author: Redaksi Android62

ASUS menghadirkan ProArt GeForce RTX 5090 sebagai jawaban bagi pengguna yang ingin kartu grafis flagship tanpa harus menyiapkan casing berukuran besar. Dengan form factor 2,5 slot, perangkat ini dibuat agar lebih mudah masuk ke PC minimalis, termasuk rakitan Small-Form-Factor atau SFF.

Langkah ini juga memberi keuntungan bagi perakit workstation. Ruang yang lebih hemat membuat slot ekspansi lain di motherboard tidak cepat tertutup oleh bodi kartu grafis yang terlalu tebal.

Meski dimensinya dipangkas, ASUS tidak mengurangi perhatian pada sistem pendinginan. Ukuran ProArt GeForce RTX 5090 disebut 27% lebih kecil dibanding desain standar di pasaran, tetapi kartu ini tetap dibekali pendinginan serius untuk menjaga performa kelas atas tetap stabil.

Pada bagian GPU die, ASUS menggunakan liquid metal thermal compound untuk mempercepat pembuangan panas. Komponen ini lalu dipadukan dengan vapor chamber, backplate berventilasi ganda, dan zona aliran udara tembus pada bagian belakang kartu.

Kipas Axial-tech yang dipakai juga berukuran lebih besar, yakni 115 mm. ASUS menyebut sistem Double-Flow-Through pada kartu ini memberi efisiensi pendinginan sekitar 11% lebih baik dibanding desain single-flow-through konvensional.

Kombinasi tersebut ditujukan agar kartu tetap kuat bekerja di beban berat dalam waktu lama. ASUS juga menekankan bahwa pendekatan ini membantu mencegah thermal throttling saat komponen dipacu secara ekstrem.

Dari sisi penggunaan, ProArt GeForce RTX 5090 memberi pilihan baru bagi pengguna yang selama ini harus memilih antara performa tinggi dan ukuran ringkas. Kehadirannya membuat PC kecil berperforma tinggi terasa lebih realistis untuk dibangun.

Bagi profesional kreatif, kartu ini membuka ruang yang lebih fleksibel saat merakit workstation modern. Format yang lebih tipis memberi keleluasaan lebih besar untuk penataan komponen internal tanpa mengorbankan tenaga komputasi flagship.

ASUS juga membedakan kartu ini lewat tampilan yang lebih kalem dibanding banyak kartu grafis gaming. Tidak ada lampu RGB warna-warni yang mencolok, karena ProArt memang diarahkan untuk gaya yang elegan dan canggih.

Bagian depannya memakai tepian membulat dengan lapisan berwarna cokelat premium. Desain itu dibuat agar selaras dengan identitas ProArt yang minimalis sekaligus memberi kesan mewah.

ASUS bahkan merancang tampilannya agar cocok dipadukan dengan ekosistem casing PC bertema kayu alami miliknya. Hasilnya, kartu ini lebih mudah masuk ke setup workstation yang mengutamakan kesan tenang, rapi, dan tetap bertenaga untuk menjalankan software berat.

Untuk soal ketersediaan produk dan harga di Indonesia, informasi lebih lanjut disebut bisa diperoleh langsung dari perwakilan resmi ASUS setempat. Bagi pasar yang membutuhkan kompromi lebih masuk akal antara ukuran dan kelas flagship, ProArt GeForce RTX 5090 hadir sebagai opsi yang sangat menarik.

Redaksi Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow Us
Berita Terbaru