Profoto ProPanel 3×2 hadir sebagai jawaban atas kebutuhan cahaya besar yang tetap terlihat lembut di set produksi. Panel LED RGBWW ini diposisikan untuk film, televisi, dan iklan, dengan klaim sebagai panel LED soft paling bertenaga di kelas high-end.
Keunggulan utamanya ada pada upaya mengurangi kompromi yang selama ini sering terjadi di lapangan. Alih-alih memaksa kru memilih antara cahaya yang enak dilihat atau cahaya yang cukup kuat untuk menjangkau area luas, ProPanel 3×2 mencoba menghadirkan keduanya dalam satu perangkat.
Cahaya lembut dengan tenaga besar
Di banyak produksi, kebutuhan pencahayaan sering berbenturan dengan ruang kerja dan waktu pemasangan. Saat sumber cahaya harus tetap halus tetapi juga kuat, solusi yang umum biasanya melibatkan diffuser besar atau penambahan beberapa lampu sekaligus.
ProPanel 3×2 dirancang untuk memotong langkah kompromi itu. Panel ini memakai diffuser bawaan yang membuat karakter cahaya terasa lembut sejak awal, lalu hasilnya masih bisa dilunakkan lagi dengan berbagai modifier sesuai kebutuhan adegan.
Spesifikasi yang ditonjolkan Profoto
Profoto menyebut panel ini ditopang oleh output 2000W, rentang CCT dari 2.000K sampai 15.000K, serta Profoto Core LED engine. Perusahaan juga mengklaim rendering warna yang “unmatched” dengan TLCI 97.
Kombinasi tersebut membuat ProPanel 3×2 diposisikan bukan sekadar sebagai panel besar, melainkan alat pencahayaan yang tetap memberi kontrol warna dan karakter cahaya secara presisi. Bagi set profesional, kombinasi output tinggi dan reproduksi warna menjadi nilai penting saat gambar harus konsisten di berbagai kondisi pengambilan.
Mode kerja yang fleksibel
Untuk mendukung beragam kebutuhan visual, panel ini membawa enam mode, yaitu CCT, HSI, RGBW, XY, Gels, dan Effects. Kehadiran mode itu memberi ruang pengaturan yang luas, dari penyesuaian warna dasar sampai efek pencahayaan yang lebih spesifik.
Profoto juga menyebut perangkat ini “flicker free” untuk berbagai frame rate. Fitur tersebut relevan untuk lingkungan produksi yang menuntut kestabilan gambar, terutama ketika pengambilan dilakukan dengan pengaturan kamera yang berbeda-beda.
Dirancang agar lebih mudah ditangani kru
Ukuran besar biasanya berarti pekerjaan pemasangan yang lebih rumit. Namun Profoto menekankan sisi efisiensi lewat sistem rel aluminium 360 derajat dan Speed Clamp miliknya, yang diklaim memungkinkan pemasangan dan penggunaan oleh satu orang saja.
Pendekatan ini penting untuk kru yang bekerja dengan tenggat ketat. Dengan proses instalasi yang lebih ringkas, panel besar seperti ini tetap diharapkan bisa dipindahkan dan diatur tanpa memakan banyak waktu persiapan.
Besar, tetapi tetap dipush untuk mobilitas
Meski dimensinya tidak kecil, ProPanel 3×2 disebut memiliki bobot 62 lbs atau 28 kg. Profoto mengklaim angka tersebut 50 persen lebih ringan dibanding panel LED pesaing, sehingga mobilitas menjadi salah satu daya tarik utamanya.
Perangkat ini juga mengantongi sertifikasi IP-65 untuk perlindungan terhadap debu dan cairan. Dalam lingkungan kerja profesional, perlindungan seperti ini membantu menjaga peralatan tetap siap dipakai saat kondisi lokasi tidak sepenuhnya ideal.
Masuk kelas premium untuk produksi serius
ProPanel 3×2 pertama kali diumumkan pada musim panas lalu dan kemudian meraih Cine Gear Technical Award. Kini, panel tersebut sudah mulai dikirim ke kreator melalui dealer resmi.
Harga jualnya berada di $14,995, atau setara dengan £11,067 dan AU$20,901. Dengan banderol tersebut, Profoto jelas menempatkan ProPanel 3×2 sebagai perangkat untuk studio dan produksi yang membutuhkan satu sumber cahaya besar dengan kontrol tinggi, bukan sekadar panel LED biasa.
