Paris Saint-Germain kini menaruh perhatian penuh pada kondisi Ousmane Dembele setelah sang penyerang mengalami masalah di betis kanan. Cedera itu muncul pada laga terakhir Ligue 1 musim ini ketika PSG kalah 1-2 dari Paris FC, dan waktunya membuat situasi terasa jauh lebih genting karena final Liga Champions melawan Arsenal sudah menunggu.
Yang membuat kabar ini semakin sensitif adalah peran Dembele dalam perjalanan PSG sepanjang musim. Ia menjadi salah satu pemain paling menentukan di lini serang, sehingga kondisi fisiknya langsung masuk daftar prioritas klub menjelang laga puncak di Puskas Arena, Budapest.
Pergantian lebih cepat dari rencana awal
Dembele tidak menyelesaikan laga melawan Paris FC karena ditarik keluar pada babak pertama. Goncalo Ramos masuk menggantikannya, sementara penjelasan awal dari Luis Enrique menyebut pergantian itu terjadi karena sang pemain kelelahan.
Namun, PSG kemudian memberi keterangan yang lebih jelas. Klub menjelaskan bahwa keputusan menarik Dembele juga diambil untuk mencegah cedera berkembang lebih serius, dan sang penyerang akan menjalani perawatan selama beberapa hari.
Langkah pencegahan itu kini menjadi pusat perhatian. PSG harus memantau perkembangan sang pemain dari hari ke hari untuk mengetahui tingkat kesiapannya menghadapi final melawan Arsenal.
Final besar membuat situasi terasa lebih berat
Cedera betis kanan ini datang pada momen yang sangat tidak ideal bagi PSG. Final Liga Champions bukan hanya pertandingan besar, tetapi juga penentu dari seluruh perjalanan tim di kompetisi musim ini.
Karena itu, kondisi Dembele menimbulkan kekhawatiran tersendiri di kubu Paris. Klub membutuhkan kepastian secepat mungkin, sebab absennya pemain berusia 29 tahun itu akan sangat memengaruhi rencana Luis Enrique dalam menyusun serangan.
Dalam beberapa hari ke depan, tim medis dan staf pelatih harus membaca respons tubuh Dembele terhadap perawatan yang dijalani. Setiap perkembangan kecil akan sangat berarti karena waktu menuju final terus berjalan.
Kontribusi Dembele tidak kecil musim ini
Alarm cedera ini juga terasa kuat karena kontribusi Dembele memang besar. Meski sempat terganggu riwayat cedera pada paruh pertama musim, ia tetap tampil menonjol dan baru saja kembali dipilih sebagai Pemain Terbaik Ligue 1 untuk musim kedua secara beruntun.
Di Ligue 1, Dembele mencatat 10 gol dan tujuh assist dari 22 penampilan. Catatan itu menunjukkan betapa konsistennya pengaruh dia dalam permainan PSG sepanjang musim domestik.
Di Liga Champions, dampaknya juga sama penting. Dembele sudah membukukan tujuh gol, termasuk saat mencetak gol pada kedua leg semifinal melawan Bayern Muenchen, yang mempertegas perannya sebagai salah satu sumber daya serangan utama tim.
Pantauan juga menyentuh agenda tim nasional
Perhatian terhadap kondisi Dembele tidak hanya datang dari level klub. Ia masih masuk skuad 26 pemain Timnas Prancis untuk Piala Dunia yang dimulai pada 11 Juni 2026, sehingga kebugarannya ikut menjadi sorotan lebih luas.
Bagi PSG, fokus utama tetap sama, yaitu memastikan sang penyerang bisa pulih tepat waktu. Dengan final melawan Arsenal di depan mata, keberadaan Dembele dalam kondisi terbaik bisa menjadi pembeda yang sangat penting bagi tim asuhan Luis Enrique.
Source: www.beritasatu.com






