PSM Menang 3-1 Atas Persik, Bali United Pulang Dengan Tiga Poin Berkat Penalti

PSM Makassar menjadi tim yang paling meyakinkan pada rangkaian laga Liga 1 yang diwarnai penalti. Bermain di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, Juku Eja menundukkan Persik Kediri dengan skor 3-1 dan memanfaatkan peluang dengan lebih efektif.

Di pertandingan lain, Bali United juga meraih hasil penting saat bertamu ke kandang Persita Tangerang. Gol tunggal Diego Campos dari titik putih membawa tim asuhan Bali United pulang dengan kemenangan 1-0 dari Stadion Indomilk Arena, Tangerang.

PSM tampil lebih tajam di Parepare

PSM menguasai jalannya laga sejak awal dan membuat Persik kesulitan keluar dari tekanan. Situasi itu berbuah penalti pada menit ke-37 yang berhasil diselesaikan Yuran Fernandes untuk membawa tuan rumah unggul 1-0.

Keunggulan tersebut memberi modal bagi PSM untuk menjaga kontrol pertandingan setelah jeda. Serangan mereka tetap hidup dan kembali menghasilkan gol pada menit ke-60 melalui Sheridin Boboev, setelah menerima assist dari Muhammad Arfan.

Persik sempat memberi respons lewat penalti Ernesto Gomez pada menit ke-85. Namun, harapan tim tamu untuk mengejar ketertinggalan langsung menipis karena PSM menutup laga dengan gol tambahan di masa tambahan waktu.

Luka Cumic memastikan kemenangan 3-1 pada menit 90+7. Gol itu datang setelah menerima umpan dari Sheridin Boboev dan mengunci dominasi PSM hingga peluit akhir.

Bali United pulang dengan efisien

Berbeda dengan laga di Parepare, duel Persita Tangerang melawan Bali United berjalan ketat dan minim ruang. Kedua tim sama-sama tampil berhati-hati pada babak pertama sehingga peluang bersih nyaris tidak muncul.

Setelah turun minum, ritme pertandingan tetap terjaga, tetapi Bali United lebih efektif saat momen penentu datang. Pada menit ke-61, mereka memperoleh penalti yang kemudian dituntaskan Diego Campos dengan tenang dan akurat.

Gol tersebut menjadi satu-satunya pembeda dalam laga yang penuh kehati-hatian. Wasit asal Jepang, Yudai Yamamoto, memimpin pertandingan itu dan Bali United berhasil membawa pulang tiga poin dari kandang lawan.

Hasil tersebut membuat Bali United naik ke peringkat tujuh klasemen. Sebaliknya, Persita harus menelan kekalahan yang memperpanjang tren tanpa hasil maksimal menjadi empat laga beruntun.

Dampak pada persaingan klasemen

Dua laga ini memberi pengaruh langsung pada papan klasemen Liga 1. PSM menambah tiga poin penting yang mengangkat mereka ke peringkat ke-13 dengan koleksi 31 poin.

Persik kini berada satu tingkat di atas PSM dengan 33 poin. Jarak yang tipis itu menunjukkan persaingan ketat di papan tengah bawah, di mana setiap hasil bisa langsung mengubah posisi.

Bagi Bali United, kemenangan tandang memberikan nilai besar karena diraih di laga yang sulit. Hasil tipis 1-0 tetap berarti dalam upaya menjaga stabilitas pada fase akhir musim.

Drama penalti di dua pertandingan ini kembali menunjukkan betapa detail kecil bisa menentukan hasil di Liga 1. Bali United dan PSM sama-sama memaksimalkan kesempatan dari titik putih, sementara Persita dan Persik harus menerima dampak dari laga yang diputuskan oleh eksekusi yang lebih efektif.

Source: bola.bisnis.com
Berita Terkait