Putusan Bebas di Kasus Lyra McKee, Luka Lama Irlandia Utara Kembali Terbuka

Pengadilan di Irlandia Utara membebaskan tiga pria yang dituduh terlibat dalam pembunuhan jurnalis Lyra McKee, keputusan yang kembali membuka luka panjang atas kasus yang mengguncang kawasan itu. Vonis tersebut dijatuhkan lebih dari tujuh tahun setelah McKee tewas ditembak saat berada dekat kendaraan polisi dan menyaksikan kerusuhan di Creggan, Londonderry, pada April 2019.

Tiga terdakwa pembunuhan dinyatakan tidak bersalah

Peter Cavanagh, 38, dari Mary Street di Derry, Jordan Gareth Devine, 25, dari Bishop Street, dan Paul McIntyre, 58, dari Kells Walk, menghadapi dakwaan pembunuhan dengan prinsip joint enterprise. Ketiganya membantah semua tuduhan dan memilih tidak memberikan keterangan selama persidangan.

Saat putusan tidak bersalah dibacakan, ketiga terdakwa disebut menunjukkan sedikit atau bahkan tidak ada reaksi. Pengadilan juga menegaskan bahwa mereka bukan orang yang didakwa sebagai penembak langsung yang melepaskan tembakan fatal ke arah McKee.

Perkara panjang yang bertumpu pada pembuktian tidak langsung

Persidangan non-juri ini dibuka pada Mei 2024 dan berakhir pada April, dengan durasi yang disebut sebagai salah satu yang terpanjang dalam beberapa waktu terakhir di Irlandia Utara. Hakim Mrs Justice Smyth menunda putusan agar dapat memberi pertimbangan yang memadai atas seluruh poin yang diajukan dalam perkara itu.

Salah satu unsur penting dalam dakwaan jaksa adalah rekaman MTV yang diambil di Derry pada hari pembunuhan. Namun, kru kamera MTV sudah meninggalkan lokasi sebelum penembakan terjadi.

Di ruang sidang, cuplikan yang menampilkan pembawa acara MTV, Reggie Yates, berbicara dengan sejumlah terdakwa juga diputar. Jaksa berpendapat kerusuhan yang pecah telah diatur secara sengaja oleh kelompok republikan pembangkang agar bertepatan dengan kehadiran MTV.

Keluarga McKee kecewa atas putusan

Di luar pengadilan, Nichola Corner, saudara perempuan Lyra, menyebut putusan itu sebagai “complete and utter shock”. Ia mengatakan sistem telah “gagal total” terhadap Lyra, keluarganya, dan Irlandia Utara.

Corner juga menyoroti bahwa lebih dari 150 orang disebut menyaksikan peristiwa itu, tetapi tidak satu pun datang ke depan. Ia menegaskan bahwa “culture of silence” harus berhenti dan menambahkan, “This is not over.”

Sara Canning, pasangan McKee, terlihat duduk di baris depan saat hakim membacakan putusan, tetapi meninggalkan ruang sidang sebelum proses selesai. Di ruang sidang, keluarga dan teman para terdakwa duduk di satu sisi, sementara keluarga dan teman Lyra McKee duduk di sisi lainnya.

Putusan juga menyentuh terdakwa lain

Secara total, sembilan pria menjalani sidang dan bersama-sama menghadapi 52 dakwaan, termasuk kerusuhan. Selain tiga terdakwa pembunuhan, enam pria lain dari Derry juga menghadapi dakwaan lain.

NamaAsalPutusanDakwan utama
Joseph BarrSandringham DriveTidak bersalahSeluruh dakwaan
Jude McCroryGartan SquareTidak bersalahSeluruh dakwaan
Patrick Anthony GallagherJohn Field PlaceTidak bersalahSeluruh dakwaan
Kieran George McCoolBallymagowan GardensBersalahCommon assault
Joseph Anthony CampbellGoshaden CottagesTidak bersalahSeluruh dakwaan
Christopher Joseph GillenBalbane PassBersalahMemiliki dan melempar bom bensin, serta kerusuhan

Satu terdakwa lain, William Patrick Elliott, 58, yang sebelumnya tinggal di Ballymagowan Gardens, Derry, telah meninggal dunia tahun lalu. Setelah putusan dibacakan, Public Prosecution Service menyatakan pihaknya puas bahwa ambang hukum untuk penuntutan telah terpenuhi dan perkara itu diajukan demi kepentingan publik.

Lembaga itu juga menyebut perkara tersebut berhasil melewati sejumlah tantangan hukum yang kuat selama proses berlangsung. Namun, mereka mengakui bahwa putusan bebas itu akan sangat mengecewakan bagi keluarga dan orang-orang terdekat McKee.

Pada akhir sidang, Mrs Justice Smyth mengatakan hasil persidangan akan memberi “little, if any, comfort or relief” bagi keluarga dan teman McKee. Ia juga menegaskan bahwa penembak yang membunuh McKee belum pernah dibawa ke pengadilan, seraya menyebut, “Lyra McKee was murdered in an act of senseless violence.”

Berita Terkait